MEDANHEADLINES.COM, Medan – Sejumlah pegiat sosial dan politik yang menjadi Presidium Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) Sumatera Utara mendatangi kantor KPU Sumut dan mengadakan audiensi dengan para komisioner, Senin (5/11/2018).
Dari pengamatan, dalam pertemuan yang berlangsung selama sekitar dua jam tersebut para anggota presidium JaDI ditemui oleh hampir seluruh komisioner KPU Sumut. Mereka bercengkerama dan berdiskusi mengenai penyelenggaraan Pemilu 2019.
Baca Juga : Suap Meikarta, KPK Fokus Selisik Kejahatan Korupsi
Pada kesempatan itu, Ketua KPU Sumut, Yulhasni, mengapresiasi kedatangan presidium JaDI dan berharap akan terjalin kemitraan konstruktif antar kedua lembaga.
“Kami menyambut baik dengan tangan terbuka kehadiran JaDI Sumut,” ujarnya di sela-sela pertemuan.
Menurut salah satu Presidium JaDI Sumut, Nurlela Djohan, secara prinsip kehadiran lembaganya ke KPU adalah untuk turut menyukseskan Pemilu 2019. Terlebih, JaDI Sumut baru terbentuk sekitar dua minggu lalu, sehingga audiensi itu juga sebagai sarana mereka memerkenalkan diri.
Sebelum ke KPU, mereka juga sudah mengunjungi Bawaslu Sumut dan diterima langsung oleh pimpinan dan para komisioner dari badan tersebut.
Saat pertemuan dengan para komisioner KPU, Presidium JaDI Sumut memaparkan berbagai agenda kerja yang sudah mereka proyeksikan.
Menurut Sekretaris Eksekutif JaDI Sumut Irfan Nasution, membangun komunikasi dengan stakeholder kepemiluan merupakan langkah awal dalam mengimplementasikan agenda-agenda kerja tersebut.
“Program-program yang akan kami kerjakan salah satunya memberikan pendidikan pemilih agar paham hak dan kewajibannya,” kata dia.
Selain itu, lanjutnya, mereka juga akan melakukan edukasi kepemiluan kepada seluruh elemen masyarakat di provinsi ini. Kemudian pada saat pencoblosan Pemilu 2019, mereka berencana menjadi salah satu lembaga pemantau.
“Kami akan menjadi pemantau Pemilu 2019 dengan anggaran secara mandiri dari internal JaDI,” ujar Irfan.
Saat ini mereka sedang memersiapkan konsep teknis untuk merealisasikan agenda-agenda kerja tersebut. Setelah rampung, penjadwalannya akan disinkronisasikan dengan program-program dari JaDI Pusat. (cep)












