Ilustrasi Pengeroyokan
MEDANHEADLINES.COM, Medan – Seorang Siswa SMA 13 bernama Rahmat Hidayat (16) melaporkan pengeroyokan yang ia terima dari sejumlah pemuda ke Polsek Delitua, Selasa (30/10/2018)
Didampingi orang tuanya, siswa kelas X SMA itu mengaku aksi penganiayaan yang dialaminya terjadi, pada Senin (29/10/2018) sekitar pukul 16.00 WIB. Ketika itu ia yang hendak pulang kerumahnya, melihat temanya sedang tawuran dengan pihak SMA lain.
Namun ternyata aksi tawuran itu disusupi oleh sejumlah pemuda setempat yang membela sekolah lawan dari pihak SMA 13. Sehingga Rahmat pun didatangi para pemuda itu, dan menuduhnya ikut dalam aksi pelemparan batu.
Meski Rahmat menampiknya, Namun jawaban Rahmat malah direspon dengan tindakan penganiayaan yang menyebabkan ia mengalami luka di tangan dan memar dibagian wajah, serta tangan sebelah kanan terkilir.
” Saya Baru tau karena melihat wajahnya yang bengkak,” kata orang Tua Korban
Sementara itu, Kapolsek Delitua Kompol BL Malau yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan korban penganiyayaan yang diterima oleh personil polsek Delitua
” Benar, Laporannya Sudah kita terima, Dan Akan segera kita tindak lanjuti,” Tutupnya. (red)












