Sumut  

Taman Wisata Sipinsur Juara I Penilaian Toilet Bersih di Objek Wisata

Taman Wisata Sipinsur

MEDANHEADLINES.COM  – Guna meningkatkan jumlah dan minat wisatawan untuk datang ke Kawasan Danau Toba. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, menggalakkan program toilet bersih di setiap objek wisata unggulan yang ada di Kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.

Demi mewujudkan itu, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Utara, menggelar perlombaan toilet bersih di 13 objek wisata unggulan yang ada di 8 Kabupaten se Kawasan Danau Toba.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sumatera Utara Hidayati mengatakan, perlombaan toilet bersih ini dilakukan bertujuan untuk mengajak masyarakat agar lebih peduli lagi kepada kebersihan toilet. Apalagi di Sumatera Utara, sarana toilet umum, baik faktor kenyamanan dan keselamatan bagi penggunanya masih kurang diperhatikan.

“Padahal kebersihan dan kenyamanan  toilet bagi penggunanya adalah syarat mutlak yang harus dipenuhi. Tujuannya agar wisatawan yang datang bisa merasa nyaman,” kata Hidayati disela-sela penyerahan hadiah ke pengelola toilet bersih yang menjadi pemenang di Sanggar Tari UPT, Taman Budaya Provinsi Sumatera Utara, Jumat (19/10/2018) sore.

Pelaksanaan kegiatan dan penilaian dimulai pada bulan September 2018. Dewan juri melakukan dengan cara turun langsung ke lokasi. Penilaiannya meliputi,  ketersedian air, meliputi kwantitas air, kwalitas air secara visual, penampungan, dan saluran pembuangan. Berikutnya, fasilitas toilet meliputi, jamban, tempat sampah tertutup, cermin, wastafel, lap tangan atau tisu, sabun cair dan penerangan.

“Kemudian, Lokasi dan bentuk meliputi, adanya ventilasi udara, atap, lantai, dinding, dan keamanan. Terakhir, pemeliharaan dan perawatan meliputi, jadwal pembersihan, peralatan, kunci pintu di toilet, dan adanya penjaga toilet,” terang Hidayati.

Dari semua penilaian itu, sambung Hidayati, dewan juri menetapkan tiga kabupaten sebagai juara. Juara ketiga jatuh pada Kabupaten Karo dengan objek wisata air terjun Sipiso-piso. Juara kedua jatuh kepada Kabupaten Samosir, dengan objek Wisata Museum Hutabolon Simanindo, dan Juara pertama jatuh pada Kabupaten Humbang Hasundutan, dengan objek Taman Wisata Sipinsur.

“Harapannya, pengelola dan pemerintah daerah secara berkesinambungan terus mengedepankan sistem kelola destinasi dan sinergitas kepada stakeholder pariwisata, termasuk dengan masyarakat lokal. Sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal itu sendiri,” pungkasnya.(afd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.