Kerap Diteror Preman, Pedagang Pasar Aksara Baru Resah

Pelaku Peneror Pedagang yang Tertangkap Kamera sedang Melakukan Pelemparan Batu
Foto : Pelaku (baju hitam) saat melakukan teror dengan melemparkan batu ke arah atap lapak Pasar Aksara Baru

MEDANHEADLINES,COM , Medan – Puluhan pedagang Pasar Aksara Baru resah karea kerap diteror oleh sekelompok preman kampung yang sering kali melempari tempat usaha mereka

Aksi teror itu dilakukan pelaku disinyalir karena para pedagang tak mau memberikan “upeti”. Bahkan pelaku juga mengancam akan menutup akses jalan menuju pasar Aksara Baru. Hal itulah yang membuat pedagang semakin resah dan khawatir akan terjadi keributan antara pedagang dan pelaku.

Menurut informasi pedagang, pelaku telah berulang kali melakukan aksi brutal kepada pedagang. Dan pelaku menteror bersama keluarganya yang tinggal di seputaran Pasar Aksara Baru. Akibat aksi brutal satu keluarga ini, banyak fasilitas pajak yang dibangun pedagang rusak. Karena itu pedagang merugi hingga jutaan rupiah.

Tak mau terus jadi bulan-bulan kelompok preman itu, pedagang membuat laporan pengaduan ke Polrestabes Medan. Namun, sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari Polrestabes Medan. Salah satu perwakilan pedagang, Erikson Simangunsong mengatakan, kejadian pengerusakan yang dilakukan pelaku telah terjadi berulangkali.
” Ada aja tingkah yang dilakukan pelaku dan keluarganya itu. Dari membanting meja, kursi, melempar pedagang dengan batu, melempar atap Pasar Aksara Baru, hingga mengganggu para pedagang disekitar rumahnya,”kata Erikson , Jumat (24/8/2018).

Erikson menambahkan, saat ini pelaku mengancam para pedagang akan menutup akses keluar masuk jalan ke Pasar Aksara Baru. Dan itu bisa memicu kemarahan para pedagang Pasar Aksara Baru.

“Para pedagang sudah banyak juga yang tidak sabar. Takutnya, jika ini dibiarkan akan terjadi keributan. Perkara ini sudah kami (pedagang) laporkan ke Satreskrim Polrestabes Medan, yang tertuang dalam No. STPL/1704/K/VIII/2018/SPKT RESTABES MEDAN,” terangnya.

Baca juga : Curi Steling Warung Heri Babak Belur dihajar Massa

Tambah Erikson, para pedagang berharap agar pihak kepolisian segera menindak lanjuti kasus mereka, dan menangkap pelaku pengerusakan yang merupakan 1 keluarga itu.

“Kami sangat berharap pihak kepolisian segera menangkap para pelaku. Karena aksi mereka, pedagang tidak nyaman mencari nafkah. Udah lah penjualan sepi, diganggu pula lagi sama preman kampung,” tandas Erikson. (Fad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.