Kapolri Akan Periksa Dishub Terkait Tenggelamnya KM Sinar Bangun 

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Kepolisian Republik Indonesia,  berencana akan melakukan pemeriksaan terhadap Dinas Perhubungan (Dishub) kabupaten dan provinsi. Hal itu dilakukan, terkait kasus karamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Senin (18/6) lalu.

Hal itu terkuak, setelah datangnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian ke lokasi kejadian, di Posko Terpadu KM Sinar Bangun, di Pelabuhan Tigaras, Kabupaten Simalungun, Kamis (21/6).

Tito pun menduga ada yang salah pada regulasi pengelolaan kapal oleh otoritas setempat.

“Saya tidak akan segan-segan untuk meminta kepada penyidik jangan hanya nahkoda kapal tapi juga yang bertanggung jawab untuk melakukan pengawasan,” kata Tito.

Tito mengatakan, pihaknya akan tetap melakukan pengawasan sistem yang diberlakukan Dishub yang bertanggung jawab atas pekayaran KM Sinar Bangun. Sementara untuk kelayakan pemberangkatan ditanggungjawabi oleh Syahbandar Dishub Kabupaten.

Ia pun menjelaskan kalau kapal di bawah 5 gros ton izin dan pengawasannya oleh Dinas Perhubungan Kabupaten. Untuk 5 GT hingga 300 GT diawasi oleh Dinas Perhubungan Provinsi. 300 ton ke atas oleh Kementerian Perhubungan.

Diketahui, KM Sinar Bangun beebobot 17 GT. Sehingga untuk perizinan dan kelayakannya menjadi kewenang Dishub Provinsi.

Seperti diketahui, akibat dari tenggelamnya KM Sinar Bangun, ratusan orang masuk dalam daftar hilang pencarian penumpang dari kapal tersebut. Hingga saat ini tim SAR gabungan sudah mengevakuasi 21 penumpang KM Sinar Bangun. Di mana 18 orang selamat, dan tiga penumpang lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (fat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *