Untung Sangaji Berdayakan Masyarakat Pesisir, Sediakan Kreativitas Pengolahan Kerang Jadi Batu Bata

Medanheadlines.com, Medan – Wakil Direktur Polair Polda Sumatera Utara, Untung Sangaji menciptakan ruang kreativitas bagi nelayan di kawasan pesisir Sumatera Utara. Yakni, memberikan ilmu kreatif untuk mengolah kerang menjadi batu bata, yang dapat dijadikan bahan baku untuk membangun rumah.

Saat ditemui Medan Headlines di ruangannya di Kantor Polair Polda Sumut, Jalan Taman Makam Pahlawan Belawan, Rabu (16/5/2018) Untung Sangaji bercerita, selain mengarahkan nelayan untuk budidaya ikan, ia juga ingin menciptakan ruang kreativitas bagi para nelayan.

“Ini nelayan di pesisir kan punya koperasi. Jadi kita arahkan, selain mereka budidaya ikan, maka kita berdayakan limbah, untuk membuat kreativitas yang dapat dijadikan basis ekonomi kerakyatan juga,”ujarnya.

Dijelaskannya, awalnya ia menganggap hal ini sebagai PR yang diperintahkan Dirpolair. Hal ini dilakukan, dalam rangka menghindari konflik keributan antara nelayan tradisional dan nelayan pukat yang selama ini selalu ribut di kawasan nelayan tradisional area Batubara.

Untung memaparkan, sampah limbah kerang ini, setiap harinya menghambat perjalanan semua kapal yang ingin melaut, dikarenakan, limbah kerang menumpuk di mana-mana dan tidak teratur. Sehingga membuat lepas pantai di Batubara terjadi pendangkalan.

“Dengan upaya dan usaha mengelola limbah ini, kapal-kapal tidak terjadi lagi kandas, akibat melimpahnya limbah yang terjadi di sepanjang lepas pantai di kawasan Batubara,”terang Untung Sangaji.

Ditambahkannya, ruang kreativitas ini pun hendak dikembangkan pada nelayan di daerah-daerah pesisir Sumatera Utara. Agar, hal ini bisa menjadi basis ekonomi kerakyatan masyarakat dan dapat membantu para nelayan untuk mewujudkan kesejahteraan hidup. (raj)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *