Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo saat membagi Al-Qur’an kepada siswi di sekolah gratis di Desa Percut (Dok: Humas Polsek Percut Sei Tuan)
MEDANHEADLINES.COM, Percut – Cut Darmayanti Sihombing sempat terkejut bercampur heran tempat mengajarnya di Jalan M. Yusuf Jintan, Dusun XVIII, Desa Percut, Kecamatan Percut Sei Tuan didatangi polisi berseragam lengkap, pada Selasa (9/6) siang.
Detik itu juga pikirannya berkecamuk. Sebab, ia merasa tak pernah melakukan perbuatan melawan hukum selama mengajar anak didiknya. Pun begitu, Ketua Lembaga Pendidikan Pintar Bagan Percut (LPPBP), ini tetap memberanikan diri menyambut tamunya. Namun, perasaan cemas yang dari awal dirasakannya seketika berubah. Itu setelah ia mengetahui kehadiran Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo bersama rombongan untuk memberi bantuan kepada murid dan lembaganya. Rasa senang bercampur haru spontan tampak di wajahnya.
“Alhamdulillah, ini sangat luar biasa sekali. Mudah-mudahan Allah membalas dengan yang lebih baik lagi, Pak. Kami sangat teharu dan berterima kasih,” ucap Cut.
“Gak pernah kami jumpa Pak Polisi. Pikir tadi mau ditangkap, ya Allah,” sambungnya sambil tertawa kecil menghilangkan rasa gugupnya.
Tidak hanya Cut yang menunjukkan kegembiraan. Puluhan bocah laki-laki dan perempuan di ruang belajar tampak sumringah ketika melihat personel membawa alat bermain berupa ayunan, kitab suci Al-Qur’an, buku Iqro, buku serta alat tulis. Mereka lalu berdiri rapi menunggu giliran petugas membagikan Al-Qur’an, Iqro dan perlengkapan menulis.
Menurut wanita berhijab coklat itu, bantuan yang diberikan sangat dibutuhkan anak didiknya. Sehingga mereka bisa merasakan nikmatnya belajar sambil bermain seperti di sekolah-sekolah pada umumnya. Kerena, murid-muridnya berasal dari keluarga sederhana, bahkan beberapa diantaranya tidak pernah menjalani sekolah formal.
“Insyaallah, bantuan ini bermanfaat untuk anak-anak dan menjadi amal jariah buat bapak-ibu sekalian,” doa Cut.
Selesai membagi Al-Qur’an, Iqro dan berbincang dengan anak-anak, Kompol Aris Wibowo kemudian memberi tali asih kepada Pimpinan LPPBP. Harapannya uang tersebut dapat mendukung pembangunan sarana belajar menjadi lebih baik.
“Kegiatan ini merupakan program sedekah dari Polsek Percut Sei Tuan, dan sekaligus mengembangkan pembelajaran gratis di sini,” kata perwira lulusan Akpol 2005 itu.
“Semoga aktivitas pemilik sekolah gratis ini bisa terbantu. Kami juga mengharapkan masyarakat ikut berpartisipasi sehingga anak-anak yang putus sekolah di wilayah ini bisa melanjutkan pendidikan dan mendapat pengetahuan baca tulis,” tambah Aris. (Afd/Rha)












