Sumut  

Virus Hog Cholera Di Sumut, Gubsu : 9.421 Ekor Babi Telah Mati

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi mengatakan tim dari kementerian Pertanian telah turun ke Sumut untuk melakukan pengecekan terhadap virus hog Cholera

Hingga saat ini, Kata Edy Disumut telah ditemukan 9.421 ekor babi yang telah mati akibat virus hog cholera ini.

“Jumlah yang mati sampai hari ini 9.421 ekor,” kata Edy kepada wartawan, Senin (19/11) sore.

Jumlah itu terhitung sejak merebaknya virus itu pada akhir September 2019. Sebarannya berada di 12 kabupaten/kota di Sumut yakni Kabupaten Dairi, Humbang Hasundutan, DeliSerdang, Medan, Karo, Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara,Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Samosir, Simalungun dan Pakpak Bharat.

Lanjut Edy, nantinya tim Kementerian Pertanian akan menentukan, bagaimana penanganan lanjutan, termasuk kemungkinan pemusnahan ternak.

“Timnya baru turun, datang kemari. Hasilnya akan dibawa. Tapi konsekuensinya ini begini, begitu dia benar menyatakan virus tak bisa diatasi, berarti dimusnahkan semua hewan itu,” katanya.

Edy juga mengaku geram dengan para peternak babi yang justru membuang bangkai itu secara sembarangan. Ada yang dibuang ke sungai, hutan dan bahkan di jalanan Kota Medan. Dengan situasi ini, Edy menyatakan pihaknya terpaksa akan bertindak tegas pakai jalur hukum.

“Saya terpaksa akan tegas, pakai jalur hukum. Sebenarnya kasihan juga ya. Sudah dia binatangnya mati, dihukum lagi. Tapi bukan karena binatangnya, karena kelakuan membuangnya itu. Itu kan membuat orang tidak nyaman,” pungkas Edy. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.