Pelindo 1 Rambah Bisnis E-Logistic

Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo 1 Prasetyo (kanan) dan Dirut LODI Zico Prinusa Gosal menandatangani kerja sama pengelolaan Fulfillment Service di Jakarta, 17 November 2020. Dok: Pelindo 1

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pelindo 1 mengembangkan e-dagang atau e-commerce yang berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir dengan menggandeng dua perusahaan logistik yakni PT Bintang Dagang Internasional (Haistar) dan PT Inti Digital Logistik (LODI). Harapannya, tercatat sebagai BUMN pengelola pelabuhan pertama di Indonesia yang fokus mendukung pengembangan bisnis e-logistic.

Sebagai bentuk keseriusan, Direktur Transformasi dan Pengembangan Bisnis Pelindo 1, Prasetyo menandatangani Memorandum of Understanding pengelolaan fulfillment service dengan Chief Executive Officer Haistar Donny Maya Wardhana pada Senin (16/11) yang disaksikan Direktur Utama Pelindo 1, Dani Rusli Utama. Dilanjutkan besoknya, penandatanganan kerja sama dengan Direktur Utama LODI Zico Prinusa Gosal di Jakarta.

Prasetyo dalam keterangan tertulisnya menjelaskan, penjajakan kerja sama meliputi penyediaan gudang, manajemen pergudangan dan pengiriman barang yang berhubungan dengan bisnis e-commerce di pelabuhan-pelabuhan milik Pelindo 1 maupun pelabuhan di seluruh wilayah di Indonesia. Pihaknya juga akan fokus ke bisnis e-logistic melalui kerja sama dengan pelaku bisnis logistik internasional.

“Saat ini, salah satu fokus kami adalah terjun ke bisnis e-logistic dengan menggandeng para pelaku bisnis logistik nasional maupun internasional. Sinergi yang baik dengan mengoptimalkan seluruh potensi logistik dengan pemanfaatan IoT (Internet of Things), selaras dengan semangat Pelindo 1 untuk mengembangkan Kualatanjung sebagai Indonesia’s Logistics and Supply Chain Hub,” kata Prasetyo, Selasa (17/11).

“Kita terus melakukan inisiatif dan terobosan baru guna mendorong kinerja perseroan sekaligus berkontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional di tengah situasi pandemi Covid-19. Ke depannya, ingin bekerja sama dengan pemain logistik internasional seperti DHL, Amazone dan Alibaba,” sambung Prasetyo.

Sebelumnya, Pelindo 1 juga berinovasi mengembangkan layanan digital seperti: e-pass, e-ticketing dan e-berthing di terminal penumpang Sri Bintanpura, Tanjungpinang yang kemudian akan diterapkan di terminal penumpang Pelabuhan Tanjungbalai Karimun dan Dumai. Terobosan baru ini membuat Pelindo 1 menjadi pionir untuk digitalisasi layanan di terminal penumpang dan juga logistik di Indonesia.

Sementara itu, Haistar merupakan perusahaan e-logistic yang berdiri sejak April 2018. Memiliki fleksibilitas yang memungkinkan pemilik bisnis berkolaborasi dengan partner Haistar di kota manapun di Indonesia dan Asia Tenggara.

“Kami bersyukur telah menandatangani MoU dengan perusahaan besar seperti Pelindo 1 sebagai mitra bisnis untuk berkolaborasi mengembangkan bisnis logistik khususnya UMKM,” kata Donny.

Sedangkan LODI Indonesia merupakan perusahaan logistik berbasis teknologi yang berdiri sejak 2018, berpengalaman di bidang industri logistik dan sistem informasi digital.

“Kesempatan yang sangat baik bagi LODI bisa bekerja sama dengan Pelindo 1 dalam pengelolaan fulfillment service yang berhubungan dengan e-commerce dan mempercepat rencana kami untuk ekspansi ke luar Pulau Jawa,” ucap Zico. (Rha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.