Nanie Darham Jualan Narkoba, Ini Bahayanya Kokain untuk Kesehatan

Nanie Darham/tempo

MEDANHEADLINES.COM-Artis Nanie Darham diciduk polisi karena terkait peredaran narkoba jenis kokain.

Nanie Darham itangkap polisi di apartemennya di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Minggu (9/2/2020). Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan barak bukti berupa kokain dan happy five.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunung mengatakan Nanie Darham berperan sebagai pengedar kokain dalam kasus narkoba kali ini. Pihaknya juga mengatakan jaringan narkoba Nanie Darham sudah bereaksi selama setahun.

Seperti yang Anda ketahui, kokain merupakan obat perangsang yang kuat, psikoaktif dan stimulan. Tetapi, banyak orang justru menyalahgunakan kokain dengan cara mendengus, merokok, infeksi dan menggosokkan ke selaput lendir.

Karena dilansir oleh drugs.com, penggunaan kokain bisa meningkatkan energi dan perasaan senang. Meski begitu, konsumsi narkoba jenis kokain juga memberikan sejumlah bahaya, terutama risiko jantung.

Sebab, penyalahgunaan kokain bisa menyebabkan keadaan darurat kardiovaskular atau srebrovaskular akut, seperti irama jantung tidak teratur, serangan jantung atau stroke yang bisa memicu kematian mendadak.

Dalam banyak kasus, kematian seringkali merupakan efek jangka panjang dari henti jantung atau kejang-kejang yang diikuti dengan henti napas.

Gejala lain dari overdosis kokain, termasuk kesulitan bernafas, tekanan darah tinggi, suhu tubuh tinggi, halusinasi dan agitasi atau kecemasan ekstrem.

Apalagi bisa seseorang mengonsumsi kokain sambil minum alkohol. Menurut National Institute on Drugs Abuse (NIDA) telah menemukan bahwa hati manusia menggabungkan kokain dan alkohol untuk memproduksi zat ketiga, cocaethylene.

Poduksi zat ketiga itulah yang mengintensifkan efek euforia obat tetapi juga bisa meningkatkan risiko kematian mendadak.

Artikel ini sudah terbit di Suara.com

(Pace)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *