Skenario Pembunuhan Gagal, Zuraida Minta Jenazah Jamaluddin Dibuang

Zuraida, istri muda otak kasus pembunuhan hakim Jamaluddin saat menjalani rekonstruksi (Antara)

MEDANHEADLINES.COM-Fakta mengejutkan kembali muncul dari rekonstruksi pembunuhan hakim Pengadilan Negeri Medan, Jamaluddin yang dilakukan sang istri, Zuraida Hanum.

Kapolda Sumatera Utara Irjen, Martuani Sormin Siregar mengatakan bahwa tewasnya hakim Pengadilan Negeri Medan Jamaluddin yang dibunuh oleh istri muda, awalnya diskenariokan karena serangan jantung.

“Di sini ada terjadi perdebatan, karena tidak sesuai dengan rencana awal. Karena diskenariokan oleh para pelaku, korban meninggal karena serangan jantung, itu jam 00.00 WIB pada 29 November,” katanya seperti dikutip dari Antara, Kamis (16/1/2020).

Setelah proses eksekusi Jamaluddin yang dilakukan dengan cara dibekap dengan bed cover dan sarung bantal, para tersangka, yakni Zuraida Hanum, Jefry dan Reza Fahlevi terkejut melihat ada lebam merah pada wajah korban.

“Ini mereka tidak duga karena mungkin ini karena saking kuatnya dibekap dan meninggalkan jejak,” ujarnya.

Melihat hal tersebut, Zuraida menyuruh kedua eksekutor agar jenazah korban dibuang.

“Ini tidak diinginkan oleh istri korban, karena kata istrinya pasti polisi langsung menuduh saya sebagai pelaku dan bukan karena serangan jantung. Kemudian mereka berdebat dan disepakati untuk membuang jenazah,” ujarnya.

Artikel ini sudah terbit di Suara.com

(pace)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *