MEDANHEADLINES.COM, Medan – Unjuk Rasa Mahasiswa yang tergabung dalam mahasiswa Kota Medan di gedung DPRD Sumut berakhir Ricuh. Awalnya, Puluhan Mahasiswa yang berunjuk rasa menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), dan pencabutan revisi UU MD3 ini berlangsung damai.
“Kami datang ke sini untuk menyampaikan aspirasi agar bapak-bapak yang terhormat di dewan ini tahu kesusahan rakyat,” kata Koordinator Lapangan, M. Julianda Arisya
Bahkan Unjuk rasa ini sempat ditanggapi oleh salah satu anggota DPRD Sumut dari Fraksi PAN, Irwan Amin, Namun Karena tidak sesuai dengan harapan, massa aksi tidak menanggapi hal yang disampaikan oleh anggota fraksi PAN tersebut.
Para Mahasiswa ini pun kemudian mencoba membakar ban bekas di lokasi Gedung DPRD Sumut, Rencana itu pun langsung dicegah pihak kepolisian, yang sejak awal berada di lokasi demonstrasi.
Akhirnya Percekcokan pun terjadi diantara polisi dan mahasiswa sehingga terlibat saling Dorong hingga saling pukul.
Untunglah Bentrokan itu tidak berlangsung lama setelah aparat kepolisian dan mahasiswa saling menenangkan dan meredam Suasana Panas ini
“Kami bukan binatang, jangan Seenaknya Main Pukul, kalian Polisi atau preman,” Teriak Mahasiswa.(red)











