MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Memastikan seluruh daging kerbau beku impor asal India yang masuk ke Indonesia khususnya di Sumatera Utara telah berlebel Halal dan memenuhi standar kesehatan.
“Daging kerbau beku asal India yang masuk ke Sumut dipastikan aman dikonsumsi,” ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut Dahler usai rapat membahas ketahanan pangan di Sumut bersama jajaran instansi terkait, seperti Bulog, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Balai Karantina, dan Balai Veteriner
Dijelaskannya, dalam minggu ini sebanyak 56 ton daging kerbau itu telah masuk ke Sumut dan telah melalui Banyak tahapan pemeriksaan yang dilakukan untuk memastikan bahwa daging yang diimpor benar-benar masuk katagori ASUH (aman, sehat, utuh dan halal)
terkait pemotongan sapi dan hewan lainnya, Dahler mengatakan sudah sesuai dengan hukum Islam
” Pemotongan hewan yang dilakukan sudah sesuai dengan hukum Islam. Jadi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan lagi dengan daging kerbau impor yang beredar di pasaran,” Jelasnya.
Sementara itu, Kabid Komersial Bulog Sumut Rusli menyatakan, daging kerbau beku impor yang masuk ke Sumut merupakan impor oleh pemerintah pusat.
” Pemerintah sudah memastikan standar kesehatan daging beku itu khususnya tidak terkena penyakit mulut dan kuku (PMK),” Jelasnya
Ia juga menjelaskan, dalam proses impor daging kerbau ada beberapa tahapan pemeriksaan yang dilakukan dan itu sangat ketat. Seperti negara yang menjadi tujuan pembelian daging harus bebas dari penyakit, terutama penyakit mulut dan kuku (PMK).
Kemudian, masuk ke Indonesia juga diperiksa kembali oleh pihak karantina untuk memastikan ada tidaknya penyakit yang dapat mengancam keselamatan hewan ternak di tanah air dan manusia.
Selanjutnya, pengiriman daging ke daerah di tanah air seperti ke Sumut juga diperiksa oleh pihak karantina hewan di daerah masing-masing sebelum diedarkan ke masyarakat.(red)












