MEDANHEADLINES.COM – Perbaikan Yang dilakukan PDAM Tirtanadi untuk mengatasi Kebocoran Pipa Induk dengan diameter 1.000 mm yang berada di jalan Purwo gang anyelir/Stasiun Kereta api Duren mengalami kendala
Pasalnya, Letak pipa tersebut saat ini berada di bawah rumah Warga sehingga petugas tidak leluasa bekerja dan berakibat molornya waktu pengerjaan dari target perbaikan.
Direktur Air Minum PDAM Tirtanadi Delviyandri mengatakan, kesulitan ini diperparah dengan Robohnya dinding rumah dan tanah di lokasi galian pipa bocor tersebut sehingga Petugas harus kembali mengangkat bebatuan dan tanah yang jatuh ke dalam galian.
“Tadi malam sekitar pukul 12.000 WIB dinding rumah warga roboh, untungnya tidak ada petugas yang berada disitu,” Ungkapnya.
Terkait bangunan di atas jalur pipa ini, Delviyandri menambahkan, Seharusnya tidak diperbolehkan mendirikan bangunan diwilayah itu karena merupakan jalur hijau
“Dahulu, lahan itu adalah jalan KA dan harusnya tidak ada bangunan karena merupakan jalur hijau. Pada saat pemasangan pipa, sudah ada koordinasi dengan pihak PJKA. Jadi kalau tetap ada bangunan di atas jalur pipa, bukan lagi wewenang PDAM Tirtanadi,” ungkapnya.
Delviyandri juga sudah menghimbau dan memberitahu warga, di jalur itu ada pipa transmisi air bersih. PDAM Tirtanadi juga memasang patok penanda, namun warga maupun pemberi izin membangun tidak mengindahkannya bahklan mencabut patok yang ada.
“Harusnya tidak ada izin bangunan di atas pipa. Jika ada kerusakan seperti ini, maka akan beresiko bagi warga dan perbaikan juga akan terkendala.” Pungkasnya.
Ia juga memaparkan, Mengenai penyebab kerusakan pipa ini karena adanya ‘water hummer’ yang membuat pipa dari bahan fiber itu rusak.
“ Secara teknis, penyebab rusaknya pipa adalah adanya lonjakan air atau tekanan secara tiba-tiba yang disebut juga ‘water hummer’.Ini bisa disebabkan matinya aliran listrik sehingga aliran air terhenti tiba-tiba dan kemudian hidup kembali menggunakan genset sehingga air yang berjalan mengakibatkan goncangan. Padahal fiber itu rentan goncangan tiba-tiba maka terjadilah kebocoran,” Paparnya. (red)












