Mudahkan Pelanggan Saat Pendemi Covid-19, Pertamina Luncurkan Layan Antar

 

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mendukung kebijakan pemerintah terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ditengah wabah corona di Indonesia

Untuk itu, Pertamina kemudian meluncurkan program barunya yaitu berupa Layanan antar rumah yang mempermudah pelanggan untuk mendapatkan BBM dengan biaya pengantaran gratis

Program yang dinamai Pertamina Delivery Services (PDS) membantu konsumen untuk tetap di rumah saja. Menjalankan physical distancing.

“Melalui layanan ini, konsumen cukup telepon ke Call Center Pertamina 135, mulai pukul 08.00 WIB hingga 20.00 WIB. Produk akan diantar langsung ke alamat konsumen untuk mendukung kampanye #DiRumahAja,” ujar Roby Hervindo, Unit Manager Comm, Rel & CSR MOR I, Jumat (4/3).

Dengan layanan ini, masyarakat yang berada di rumah bisa memesan produk mulai dari Pertamax Turbo, Pertamax, Pertamina Dex, Dexlite, Bright Gas 5.5 Kg dan Pelumas Fastron via layanan PDS. Pembayarannya pun dapat menggunakan uang tunai ataupun aplikasi MyPertamina.

Untuk harga produk yang bisa dilesan via PDS sama dengan pembelian langsung di SPBU. Ongkos kirim gratis, berlaku hingga 31 Mei 2020.

Untuk Pertamax Turbo seharga Rp. 9.850 per liter, Pertamax Rp. 9.000 per liter, Pertamina Dex Rp. 10.200 per liter dan Dexlite Rp. 9.500 per liter.

Bright Gas 5.5 Kg dibanderol Rp. 270.000 per tabung untuk pembelian baru dan Rp. 65.000 untuk isi ulang. Sedangkan Pelumas Fastron series seperti Fastron Gold 5w30 dihargai Rp. 566.000, Fastron Techno 10w40 seharga Rp. 331,000. Fastron Diesel 15w40 Rp. 279.000, Fastron Ecogreen 5w30 Rp. 235.000 serta Fastron Ecogreen 0w20 seharga 250.000.

“Untuk tetap meminimalisir kemungkinan penyebaran COVID-19, petugas PDS dilengkapi alat pelindung diri dan alat kebersihan. Misalnya sarung tangan dan masker,” imbuhnya.

Roby juga memastikan jika stok BBM mereka aman hingga 40 hari ke depan. Sementara untuk  stok elpiji dapat memenuhi kebutuhan warga sampai 24 hari ke depan.

Konsumsi BBM jenis bensin (Gasoline) dan diesel (Gasoil) selama periode Maret 2020 menujukkan penurunan bila dibandingkan konsumsi normal. Selama Maret 2020, konsumsi BBM bensin (Premium, Pertalite,  Pertamax dan Pertamax Turbo) sebanyak 139,8 juta liter. Jumlah ini menurun 7,41 persen dibandingkan konsumsi normal 151 juta liter. Sedangkan BBM diesel (Biosolar, Pertamina Dex, Dexlite) turun 0,20 persen. Realisasi  mencapai 94,7 juta liter dibanding konsumsi normal 94,8 juta liter.

“Jadi masyarakat tak perlu khawatir. Pertamina tetap akan memenuhi kebutuhan energi, meskipun di tengah kondisi pandemi. Bijaklah  menggunakan BBM dan elpiji sesuai peruntukkan. Gunakan LinkAja serta MyPertamina untuk keamanan, kesehatan dan kenyamanan bertransaksi,” tutup Roby.

Pertamina juga memastikan kesiapan operasional di tengah pembatasan mobilisasi. Operasi penyaluran BBM, elpiji dan Avtur melalui Fuel Terminal, DPPU, SPBU, SPPBE, agen serta pangkalan elpiji tetap berjalan normal dengan selalu memperhatikan aspek kesehatan dan keamanan.

“Kami terus berkoordinasi dengan Pemda dan aparat keamanan untuk kelancaran distribusi BBM, elpiji dan avtur melalui darat maupun laut. Kami telah mengantongi surat rekomendasi dan dukungan operasional dari Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Bapak Doni Monardo. Beliau memberi rekomendasi dan dukungan agar operasi dan distribusi BBM dan elpiji terpenuhi selama percepatan penanganan COVID-19,” pungkasnya.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *