Baterai Smartphone Mudah Habis, Ini Penyebabnya

Ilustrasi mengisi ulang baterai ponsel pintar (Shutterstock).

MEDANHEADLINES.COM – Tidak sedikit smartphone kekinian yang membawa ukuran baterai jumbo. Tetapi masa pakai baterai masih menjadi perhatian bagi sebagian besar pengguna.

Jika baterai smartphone pengguna terkuras lebih cepat atau mudah sekali habis, ada beberapa penyebab yang menjadi alasan.
Dilansir laman Android Authority, berikut penyebab mengapa baterai smartphone mudah habis:

1. Layar

Panel layar semakin berkembang dengan teknologi yang lebih cerah dan kedalaman warna lebih beragam, sekaligus menjadi salah satu alasan mengapa penggunaan baterai cepat habis.

Untuk memeriksa penggunaan baterai, buka Pengaturan > Baterai > ketuk tombol menu tiga titik di sudut kanan atas > ketuk Penggunaan Baterai > ketuk tombol menu tiga titik di sudut kanan atas > ketuk pada Tampilkan Penggunaan Perangkat Lengkap.

Dari menu tersebut, periksa jika layar menduduki peringkat teratas yang menggunakan lebih banyak daya baterai.

Untuk memperbaikinya terdapat beberapa cara, seperti menurunkan kecerahan layar, menggunakan kecerahan adaptif, kurangi waktu penguncian otomatis, dan menggunakan wallpaper berwarna gelap atau hitam.

2. Aplikasi dan layanan latar belakang

Ada banyak aplikasi yang menghabiskan lebih banyak baterai, seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, dan Messenger karena jejaring komunikasi tersebut mencoba membuat pengguna agar tetap terhubung dengan koneksi.

Dengan kata lain, aplikasi terus beroperasi di latar belakang, menggunakan data, lokasi, hingga mengirimkan pemberitahuan kepada pengguna.

Karenanya, pengguna dapat membatasi latar belakang aplikasi tersebut. Buka Pengaturan > Aplikasi & pemberitahuan > Pilih aplikasi > Tingakt lanjut > Baterai > Pembatasan latar belakang > Batasi.

3. Area dengan layanan buruk

Daerah dengan penerimaan smartphone yang buruk juga dapat menguras daya baterai secara diam-diam karena perangkat akan berusaha untuk terhubung dengan menara terdekat agar pengguna tetap menerima pemberitahuan.

Akibatnya, perangkat akan bekerja lebih keras untuk mendapatkan jaringan. Jika pengguna tinggal di daerah pedesaan, bekerja di wilayah dengan gedung-gedung tinggi, kemungkinan baterai smartphone akan lebih cepat terkuras.

Salah satu solusinya adalah menggunakan mode pesawat untuk mengistirahatkan antena, menggunakan extender jaringan, dan yang terakhir adalah mengganti operator dengan layanan yang lebih baik.(red/suara.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *