Sahabat MH, Ini 5 Pahlawan Nasional Keturunan Tionghoa

MEDANHEADLINES.COM – Peradaban Nusantara memiliki hubungan yang panjang dengan bangsa Tiongkok. Masyarakat Tionghoa sudah bermukim di banyak tempat di Nusantara bahkan jauh sebelum Indonesia terbentuk.

Demikian pula, masyarakat Tionghoa juga memberi warna tersendiri dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia sebagai sebuah negara yang berdaulat. Banyak dari mereka, tercatat maupun tidak, membantu sekuat tenaga kala kala bangsa ini menggeliat mendapatkan haknya untuk merdeka.

Lalu siapa saja kira-kira warga keturunan Tionghoa yang menjadi pahlawan nasional dalam era perjuangan bangsa dahulu? Berikut 5 tokoh nasional keturunan Indonesia-Tionghoa yang berjasa pada kemerdekaan RI seperti dilansir dari berbagai sumber.

Laksmana Muda TNI (Purn) John Lie

Laksmana Muda TNI (Purn) John Lie atau Jahja Daniel Dharma merupakan seorang perwira tinggi Angkatan laut. Dia mengawali perjalanan hidup sebagai pelaut, ikut sebuah kapal dagang Belanda sebelum bergabung dengan ke Kesatuan Rakyat Indonesia Sulawesi dan akhirnya menjadi Kapten di Angkatan Laut Republik Indonesia.

Djiaw Kie Song

Peristiwa Rengas dengklok mungkin tak akan pernah terjadi tanpa adanya campur tangun Djiaw Kie Song. Dia rela membiarkan rumahnya dijadikan tempat penyanderaan Sukarno dan Hatta oleh para tokoh pemuda diantaranya Sukarni, Chaerul Saleh, dan Adam Malik pada Kamis, 16 Agustus 1945. Djiaw Kie Song adalah seorang petani biasa yang tinggal di Dusun Bojong, Rengasdengklok, Karawang.

Abdurrahman Wahid

Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus Dur pernah menyatakan bahwa dirinya memiliki darah Tionghoa dalam nadinya. Gus Dur memiliki garis keturunan dari Tan Kim Han yang menikahi Tan A Lok yang merupakan Saudara Raden Patah atau Tan Eng Hwa. Menurut sebuah riset, Tan Kim Han dikenal sebagai Syekh Abdul Qodir Al-Shini.

Lie Eng Hok

Lie Eng Hok dikenal luas sebagai tokoh Perintis Kemerdekaan Indonesia oada masa pergerakan melawan penjajah Belanda. Dia merupakan salah satu tokoh yang memimpin pemberontakan 1926 di Banten.

Soe Hok Gie

Soe Hok Gie mewariskan idealisme kokoh khususnya kepada para mahasiswa Indonesia yang rajin berdemo di jalanan untuk menentang pemerintah yang tidak mementingkan kepentingan rakyat.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *