Kecewa dengan Pemprov 13 Desa di Padang Lawas Ancam Pindah Ke Riau

MEDANHEADLINES, Medan – pembangunan yang tak merata  13 Desa di Kabupaten Padang Lawas, mengancam akan melepaskan diri dari Sumatera Utara.

Hal ini diungkapkan masyarakat padang lawas utara saat menggelar unjuk rasa di depan kantor DPRD sumatera utara, kamis (24/11/2016)

“Sudah sekian lama Indonesia merdeka, tapi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tidak pernah memperhatikan pembangunan jalan lintas provinsi yang ada di daerah kami,” kata Koordinator aksi Rabiul Siregar saat berunjuk rasa di gedung DPRD Sumut, Kamis (24/11/2016).

Minimnya pembangunan di daerah perbatasan itu berimbas pada kesejahteraan masyarakat. Hasil pertanian harganya menjadi rendah. Pedagang enggan datang karena akses yang tidak mendukung.

“Selama ini yang paling mudah bagi warga desa kami adalah menjual hasil pertanian dan perkebunan ke daerah Provinsi Riau. Karena kondisi jalan kesana yang lebih baik,” ungkapnya.

Mereka mendesak anggota DPRD Sumut khususnya dari daerah pemilihan mereka agar mendesak pemprovsu. Apabila hingga 2017 belum ada pembangunan, mereka mengancam akan mengajukan 13 desa itu dipindahkan ke Provinsi Riau.

“Jika tuntuta kami tidak dipenuhi maka kami akan menyurati pemerintah pusat agar mengizinkan kami pindah ke Provinsi Riau,” ujarnya.

Menanggapi unjuk rasa ini, anggota Komisi B DPRD Sumut Aripay Tambunan yang menerima pengunjuk rasa berjanji akan mengawal perencanaan pembangunan jalan lintas provinsi di desa mereka.

“Kita akan lihat perencanaan dari Pemprovsu, ini kan masih penyusunan RAPBD 2017. Kalau mereka (pemprovsu) tidak mengusulkannya, maka kita yang akan mengusulkannya. Permintaan mereka tadi sangat tepat dan perlu ditindaklanjuti,” pungkas Aripay. (PRA)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.