Terkait Uang Pemprov Hilang, Plt BPKAD Mengaku Tak Tahu Kronologi

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Terkait kehilangan uang senilai Rp 1.672.985.500 miliar yang akan dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumatera Utara, Raja Indra Saleh mengaku saat ini tengah membuat laporan ke Polrestabes. Secara pastinya, Indra Saleh mengaku belum tahu bagaimana uang tersebut bisa sampai lenyap.

“Ya belum tahu kita, anak-anak sedang membuat laporan ke polisi,” ucapnya, melalui sambungan telepon genggam.

Indra Saleh belum mengetahui bagaimana kronologi uang tersebut bisa sampai hilang. Tapi, saat ini dirinya tengah menunggu hasil laporan dari bawahnya untuk mengetahui peristiwa apa yang sebenarnya terjadi.

“Gak tahu aku, tunggu lah orang itu melaporkan ke Polres.Kami masih menunggu laporan dari mereka. Yang kehilangan uang,” ucapnya.

Namun, Indra Saleh belum mau memberikan komentar apakah uang tersebut benar milik Pemprov Sumut atau tidak.

“Kita belum tahu ini, apakah uang Pemprov Sumut atau uang pribadi,” kata dia.

Dirinya mengatakan, uang tersebut semalam hilangnya. Tapi secara pasti di mana kehilangannya ia belum mau komentar dan masih menunggu hasil laporan.

“Semalam kehilangannya, tapi secara jelasnya belum tau pasti,” ujarnya.

Menurut penuturan Indra, pada kemarin malam pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP. Bahkan semua CCTV yang ada di kantor gubernur sudah dilihat. Tetapi, ada satu cctv yang tidak bisa diakses oleh pihaknya, karena kamera pengintai itu milik kepolisan. Sangat disayangkan, adapun cctv yang tepat berada dekat dengan mobil membawa uang itu tidak berfungsi alias mati.

Kondisi ini, lanjut Indra membuat mereka merasa kesulitan untuk menemukan pelaku pembobol mobil milik ASN tersebut. Dirinya mengaku, kejadian itu terjadi pada pukul 15.00 WIB lewat. Kata dia, para pejabat di Pemprov Sumut tengah disibukkan dengan pengesahan APBD, di gedung dewan. (raj)

Please follow and like us:
error0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *