Ada Genangan Air di Seputaran Lapangan Merdeka, Dinas PU Buat Saluran Crossing

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan di instruksikan Wali Kota untuk mengatasi genangan air di seputaran Lapangan Merdeka Medan yang kerap terjadi setiap kali hujan deras turun.

Usai diinstruksikan, Dinas PU pun kemudian menindaklanjuti hal tersebut dengan menurunkan 2 unit backhoe loader dan 2 unit excavator, Dinas PU pun membuat saluran crossing. Dengan adanya saluran crossing ini, genangan air yang selama ini terjadi dapat dialirkan langsung ke Sungai Deli.

Pembuatan saluran crossing dipimpin oleh Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi. Saluran crossing dibuat di Jalan Balai Kota, persisnya depan pintu masuk Merdeka Walk. Separuh badan Jalan Balai Kota dikorek dengan ukuran lebar 2 meter dan kedalaman 2 meter. Setelah itu akan diletakkan box culvert berukuran 1,2 meter x 1,2 meter.

Proses pengorekan berjalan dengan lancar, tanpa kesulitan 2 unit backhoe loader berhasil mengorek badan jalan. “Setelah pengoreklan yang dilakukan selesai, kita akan meletakkan box culvert di dalamnya. Fungsi box culvert ini sebagai ganti gorong-gorong yang berfungsi sebagai saluran air. Apabila pembuatan crossing selesai, insya Allah genangan air tidak akan terjadi lagi karena telah disalurkan menuju Sungai Deli melalui box culvert,” kata Wakil Wali Kota.

Dikatakan Akhyar, selama ini seputaran Lapangan Merdeka selalu menjadi langganan genangan air karena tidak ada saluran untuk menghubungkan langsung dengan Sungai Deli yang berada di sebelah Kantor Wali Kota. Padahal sisi kiri dan kanan Jalan Raden Saleh memiliki drainase yang sangat baik untuk menghubungkan dengan Sungai Deli.

“Itu sebabnya sangat diperlukan saluran crossing guna mengalirkan genangan air di seputaran Lapangan Merdeka menuju drainase di Jalan Raden Saleh untuk selanjutnya diteruskan ke Sungai Deli. Guna mengatasi hal itulah, makanya hari ini kita bersama Dinas PU membuat saluran crossing,” jelasnya.

Selama pembuatan seluran crossing dilakukan, Akhyar memastikan akan menyebabkan terganggunya kelancaran arus lalu lintas di seputaran Lapangan Merdeka sehingga mengganggu ketenangan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan. “Atas ketidaknyamanan ini, saya menyampaikan permohonan maaf. Apalagi proses pembuatan saluran crossing akan berlangsung sekitar seminggu,” ungkapnya.

Saat pembuatan saluran crossing dimulai, Wakil Wali Kota tampak beberapa kali memberikan instruksi kepada Kadis PU Isya Anshari didamping Kabid Drainase Rispan dan Kabid Jalan Muchyar agar proses pengerjaan berjalan dengan lancar dan sesuai perencanaan. Di samping itu Akhar pun tidak mau ada mataerial hasil pengorekan jalan yang dilakukan berserakan di jalan.

Selain jorok dan menyebabkan terjadinya lumpur, material hasil pengorekan akan semakin memperparah crowded arus lalu lintas yang terjadi. Oleh karenanya material hasil pengorekan langsung diletakkan di atas truk untuk dibuang ke lokasi pembuangan. Untuk mendukung pengangkutan material hasil pengorekan, Kadis PU pun menurunkan 10 unit truk milik Dinas PU.

“Kita akan berupaya sekuat tenaga menyelesaikan pembuatan saluran crossing secepatnya, sebab seputaran Lapangan Merdeka merupakan kawasan yang sangat padat dilalui kenderaan bermotor, terutama pada saat jam sibuk. Di samping itu kehadiran saluran crossing ini nantinya mampu mengatasi genangan air yang selama ini terjadi di seputaran Lapangan Merdeka,” harap Isya Anshari. (red)

Please follow and like us:
error0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *