Kapolsek Medan Timur : Jambret di Jalan Madong Lubis Bukan Wilkumnya

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Munculnya pemberitaan di beberapa media massa yang menyebutkan kejadian penjambretan di Jalan Madong Lubis Medan, Sumatera Utara pada Jumat (22/8) lalu masuk wilayah hukum Polsek Medan Timur, membuat Kampol M Arifin angkat bicara.

Sebagai Kapolsek Medan Timur, Arifin perlu mengklarifikasi dan menyampaikan informasi yang benar terkait peristiwa tersebut. Hal itu perlu dilakukan agar masyarakat tidak bingung dan menjadi paham apa yang sebenarnya terjadi.

Dijelaskannya, bahwa peristiwa jambret yang dialami korban M. Hasan Nasution (25) warga Jl. Bromo, Kecamatan Medan Denai, benar terjadi. Namun kejadiannya bukan berada di wilayah hukum Polsek Medan Timur seperti yang diberitakan beberapa media massa.

“Ini yang perlu kita luruskan, karena begitu mendapat informasi terkait peristiwa itu, kita langsung menuju TKP. Setelah di cek ternyata lokasinya bukan wilayah kita melainkan wilayah Polsek Medan Kota,” kata Arifin saat memberikan keterangan yang sebenarnya kepada awak media, Minggu (26/8/2019).

Tidak cuma cek TKP, lanjut Arifin, pihaknya juga berkoordinasi dengan Polsek Medan Kota untuk memastikan kejadian yang menimpa korban. Hasilnya, memang benar peristiwa jambret itu masuk wilayah hukum Medan Kota.

“Saling berKoordinasi sesama polsek sejajaran Polrestabes Medan sering kita lakukan jika ada peristiwa ataupun pengaduan masyarakat yang berada di daerah berbatasan seperti ini,” ungkap Arifin.

Menurut Arifin, penyampaian informasi ini bukan bermaksud untuk saling melempar tanggung jawab. Akan tetapi lebih dari pada untuk memastikan agar saat penanganan lanjutannya tidak ada kesalahan.

Mantan Kapolsek Medan Area ini mengaku berterima kasih atas kesediaan awak media mengkonfirmasi kejadian tersebut kepadanya, sehingga ia bisa memberi penjelasan yang sebenarnya.

“Intinya kami sangat respon dengan segala pengaduan ataupun peristiwa pidana yang dialami warga. Namun, kita juga menekankan prinsip kehati-hatian agar semuanya berjalan sesuai koridor hukum yang ada,” jelasnya.

“Dan harapan saya kepada teman-teman media agar selalu mengedepankan prinsip-prinsip jurnalistik dalam hal pemberitaan. Salah satunya dengan cara melakukan konfirmasi langsung terkait kebenaran informasi yang akan diberitakan,” tambahnya (AFD).

Please follow and like us:
error0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *