Dijadikan Sarang Narkoba, Petugas Gabungan Rubuhkan Dua Rumah di Jermal XV

MEDANHEADLINES.COM, Medan- Perkampungan padat penduduk di lahan garapan Jalan Jermal XV, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deliserdang, terus digempur pihak kepolisian. Sebabnya, daerah pemukiman itu sudah menjadi sarang peredaran narkoba dan perjudian.

Sepekan ini, sudah beberapa kali polisi menggerebeknya. Namun para pengedar dan pemakai masih beraktivitas, lantaran tempat yang diduga menjadi markas mereka masih berdiri kokoh di lahan tersebut. Polisi yang mengetahui hal itu tidak tinggal diam dan mengatur strategi.

Tepatnya Selasa (13/8), polisi bersama TNI dan pihak pemerintah setempat kembali datang dengan membawa dua unit Ekskavator ke lahan garapan yang dikenal bar-bar itu. Alat berat dikerahkan untuk merubuhkan dua rumah yang diduga menjadi tempat bertransaksi dan mengkonsumsi narkoba.

Kapolsek Medan Area, Kompol Anjas Asmara yang dipercayai menjadi kordinator penggrebekan mengatakan, kegiatan ini merupakan Gerebek Kampung Narkoba (GKN) sesuai perintah Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto dan pemerintah setempat.

“Hari ini tidak hanya menyeser para pelaku, tapi kita akan merubuhkan dua unit rumah yang dijadikan tempat peredaran narkoba,” kata Anjas kepada awak media di lokasi.

Kedepannya, sambung Anjas, petugas gabungan akan terus melakukan hal serupa jika terbukti ada rumah warga yang dijadikan sarang narkoba. Khususnya di lahan garapan ini.

“Hari ini masih dua rumah yang kita rubuhkan. Insyaallah nanti akan kita data lagi, jika terbukti akan kita tindak seperti ini,” ujar Anjas.

Kegitan perubuhan rumah ini diharapkan dapat membersihkan lokasi dari pengaruh buruh narkoba. Sehingga masyarakat yang ada di kampung ini bisa terhindar dari perilaku kejahatan.

“Kita mau wilayah ini bersih dari narkoba. Jadi, warga yang lain bisa beraktivitas dengan baik,” harap Anjas.

Kedatangan pasukan gabungan bersama dua alat berat mendapat perhatian dari warga sekitar. Mereka sangat mendukung dan mengapresiasi langkah tegas dari petugas. Karena sepak terjang para pelaku narkoba di situ sudah sangat meresahkan warga. Bukan hanya narkoba, rumah milik Mak Osep yang dirubuhkan sering juga dijadikan tempat mesum.

“Kami setuju rumah itu dirubuhkan. Mak Osep gak bisa melarang si penyewa. Kalau malam banyak PSK dan waria yang berkumpul di rumah itu. Sewaktu digerebek kemarin dari sana juga ada diamankan mesin judi jackpot,” ucap warga bernama Dewi (37) yang sudah delapan tahun tinggal di lahan garapan.

Menurut Dewi, orang yang berkumpul di rumah tersebut suka mengganggu anak kecil. Parahnya, mereka juga tidak segan-segan menunjukkan sabu kepada anak-anak yang kebetulan lewat.

“Anak saya pernah ditunjukan sabu sama mereka pas jalan pulang dari sekolah,” kesal Dewi.(AFD)

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *