Wisatawan Danau Toba Khawatir, Lemari Pelampung KM Tao Toba 1 Digembok

MEDANHEADLINES.COM, Samosir – Keinginan pemerintah untuk mengembangkan destinasi wisata Danau Toba tampak tidak berjalan mulus. Konsep Monaco Of Asia yang digulirkan untuk menjadikan destinasi wisata unggulan ternyata tidak diikuti seluruh stakeholder.

Buktinya, wisatawan masih khawatir saat menyebrang dari Tomok ke Ajibata maupun sebaliknya. Sebab, kapal penyebrangan belum mengutamakan standart keamanan yang baik.

Saat medanheadlines.com berbincang dengan penumpang di KM Tao Toba 1, Tamba mengatakan, ia masih khawatir ketika menyebrang di Danau Toba. Sebab, awak kapal tidak menjalankan SOP yang semestinya. Adapun pelampung yang banyak, tersusun rapi di dalam lemari. Namun, lemari tersebut digembok. Sehingga pelampung tidak dapat digunakan wisatawan yang sedang menyebrang.

“Khawatir lah, karena pelampung saja tidak diberikan. Bisa pulak digembok. Seharusnya kan ini disediakan untuk menjaga keamanan penumpang. Kita tidak tahu, bencana itu kapan saja bisa datang. Kalau sempat kejadian seperti KM Sinar Bangun, bagaimana mau ambil pelampung? Lemarinya saja digembok,”ujar Tamba.


Menurutnya, hal ini harus ditindak oleh pihak yang berwenang. Sebab, apabila hal ini dibiarkan, maka wisatawan yang berkunjung ke Danau Toba tidak akan nyaman. Hal ini, pastinya akan menghambat perkembangan Danau Toba sebagai destinasi wisata unggulan.

“Ini pihak kapalnya nggak betul. Kalau terjadi apa-apa, apa bisa cepat ambil kunci dan buka lemari pelampung itu. Kan ini membahayakan. Aparat ataupun pihak berwenang harus bertindak ini pada pengusaha kapal ataupun awak kapal ini,”ungkapnya.

Sementara itu, awak Kapal KM Tao Toba 1, Agus Sopian mengatakan, pihaknya memang sengaja menggembok lemari pelampung. Ketika ditanya alasan mendetail, kata Agus, pihaknya takut pelampung hilang.

“Iya memang digembok, digunakan saat emergency aja. Nanti hilang pulak. Terus nanti dijadikan bantal untuk tidur-tidur penumpang,”katanya. (raj)

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *