Jadi Korban Penculikan Dan Penganiayaan, Boydo Paparkan Kronologisnya

MEDANHEADLINES.COM , Medan – Anggota DPRD Medan Boydo HK Panjaitan angkat bicara terkait kasus penculikan dan penganiayaan yang menimpa dirinya usai menghadiri rekapitulasi suara tingkat Kota Medan di Hotel Grand Ina Dharma Deli, Jumat (10/5/2019) lalu.

” Kejadian di Hotel Grand Ina Dharma Deli itu benar.Setelah berdebat tentang hilangnya suara rekan sejawat akhir partai mengutus saya,tapi usai penghitungan yang terbukti adanya kecurangan malah saya dibawa beberapa orang serta tidak menyangka menjadi korban penculikan ,” Ungkap Pria yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC PDI Perjuangan itu

Boydo mengaku, Selama diculik, ia mendapat perlakuan tidak mengenakkan seperti pemukulan dan sebagainya.

” Selama didalam mobil saya dijaga empat orang dan terus dicerca sampai dibawah ke sebuah area lahan kosong yang saya tidak tahu lokasi karena kondisinya gelap gulita,” ucapnya

Belakangan diketahui, area tersebut berada di Jalan Flamboyan Raya,Medan Tuntungan. Di lokasi itu, Boydo mengatakan dirinya terus dicerca berbagai kata hingga akhirnya dipukul.

” Selain dipukul saya dimasukan ke sebuah kandang.Hanya bisa menahan sakit bahkan keluar kata-kata dari para pelaku akan menghabisi istri dan anak-anak saya semuanya tak bisa diungkapkan oleh kata apa pun malam itu.Hanya pasrah dan menyerahkan seluruh hidupku kepada Tuhan ,” bebernya

Ia mengatakan bahwa salah satu pelaku sendiri merupakan caleg yang diperjuangkan yang berinisial WZ.

“Saya yang membantu dia untuk diusulkan sebagai caleg , malah saya disepelekannya,” kata Boydo.

Para pelaku melepaskan dirinya setelah mendapat telepon dari salah satu tokoh yang dikenalnya.

” Dimalam itu seluruh keluarga sudah panik karena ponsel saya juga ditahan.Akhirnya,mertua saya melakukan kordinasi dengan aparat kepolisian dengan melacak sinyal ponsel akhirnya saya bisa ditemukan serta dikeluarkan dari area lokasi ,” paparnya.

Boydo juga mengapresiasi kinerja kepolisian yang dalam waktu singkat telah menangkap salah satu pelaku penculikan dan penganiayaan terhadap dirinya

” Kita apresiasi penuh kepada jajaran kepolisian khususnya Bapak Kapoldasu yang sudah menangkap salah satu pelaku. ,” ucapnya

Namun dalam hal ini ,Boydo sangat menyayangkan sikap dari DPC PDIP Medan dan DPD PDIP Sumut malah yang dianggap kurang merespon kejadian tersebut , Sehingga ia  melaporkan kejadian ini ke Tim Hukum DPP PDIP.

“Pak Trimediya dan Pak Junimart sudah turun langsung menangani kasus ini.Dan saya sejak dari awal sudah membuat laporan resmi ke Polrestabes Medan ,” ucapnya.(red)

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *