Praktisi Intelijen : Sudah Ada Cipta Kondisi Seolah-olah KPU Tidak Curang, Padahal..

MEDANHEADLINES.COM, Jakarta – Proses input data di Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang terjadi. Namun, dari data-data yang diinput KPU pada website resminya, ditemukan berbagai kesalahan input. Hal yang mencurigakan, proses kesalahan input data Pilpres selalu merugikan pihak paslon 02.

Praktisi Intelijen, Fauka Noor Farid mengatakan, persoalan ini tidak sesederhana itu. Sebab, menurut analisis Fauka, tidak mungkin kesalahan input sangat besar, tanpa adanya rekayasa yang dilakukan.

Mantan Anggota Tim Mawar ini menjelaskan, tampak jelas adanya cipta kondisi yang dilakukan, agar mempengaruhi pola pikir masyarakat.

“Ini sudah ada sebuah operasi dan cipta kondisi yang dilakukan intelijen agar mempengaruhi masyarakat. Cipta kondisi ini dilakukan agar seolah-olah KPU tidak curang. Corong yang digunakan pun dari berbagai pihak, seperti statement Mahfud MD kemarin. Selain itu, pengamat-pengamat yang sudah tidak mengagungkan nilai intelektual pun, yang kini hanya berpikir akan materi pribadinya, mulai dikondisikan berbicara, agar KPU seakan-akan tidak curang,”ujarnya Selasa (30/4/2019).

Disampaikan Fauka Noor Farid, hal ini tentu tidak mencerdaskan, dan sangat picik. Operasi cipta kondisi tersebut hanya akan membuat permasalahan semakin besar. Sebab, masyarakat tidak mudah untuk dibodohi.

“Sudah jelas cipta kondisi yang dilakukan pihak paslon 01, semakin menunjukkan keadilan di negeri ini sangat memprihatinkan. Bagaimana mungkin diciptakan KPU tidak salah, sebab masyarakat bisa melihat langsung, menilai langsung, banyak kecurangan yang terjadi. Masyarakat kita sudah cerdas, dan tidak bisa dibohongi dan dibodohi mereka-mereka yang berbuat curang,”ungkapnya.

Di berbagai daerah, lanjut Fauka, tampak jelas kecurangan dilakukan pihak paslon 01, mulai dari surat suara yang sudah tercoblos, pencurian C1 dan berbagai kecurangan lainnya. Hingga input data kerap ditemukan penambahan suara pada paslon 01 dan pengurangan suara pada paslon 02. (raj)

Please follow and like us:
0

6 thoughts on “Praktisi Intelijen : Sudah Ada Cipta Kondisi Seolah-olah KPU Tidak Curang, Padahal..

  1. Jika sdh begini, hanya Alloh yang bisa mengalahkan skenario jahat manusia. Ya Alloh Engkau Maha Kuat lagi Maha Adil.

  2. Bahkan kecurangan dari awal sudah nyata dengan tdk di ijinkannya Uji Forensik Komputer yg akan di gunakan utk Pilpres 2019.

  3. Jika pihak bpn menuduh 01 melakukan kecurangan… saya juga bisa buktikan pihak 02 jelas jelas sdh melakukan kecurangan sebelum pemilihan atau pertarungan.apa saja itu? 1. Pidato prabowo didpn pendukungnya pernah mengatakan.. JIKA SAYA KALAH NANTI DIPILPRES.. ARTINYA saya dicurangi.ini sangat membahayakan opoini publik mengarahkn perbuatan yg jahat ke kubu 01 sbelum pertandingan.bagaiman dia tahu dn sudah bisa pastikan dia pemenang seblum adanya pemilihan? Itu bukan keyakinan tapi memvonis suatu hal dengan kepastian bahawa dia pasti pemenang..artinya dia bisa tau pikiran manusia indonesia.. bhawa lebih bnyak memelilih dia. Jika pihak 01 mengatakan hal semcam itu bagaiman jadinya? Prabowo mengatakan begitu sama saja 3 itu hanya dihasilkan dri 1+2 itu ilmu pasti. Itu pun masih bisa dibantah krn 3 bisa juga dihasilkan dri 4-1.tpi disini prabowo tdk bisa terima dengn rumus yg terakhhir.jadi tdk ada pilihan untk menghasilkn 3 harus dgn rumusnya.artinya kita dibkin jadi gila.. jika memng klu dia sdh bisa pastikan dia pemenang krn ucapanya itu..m bhwa saya kalah krn dicurngi saja..jika tdk saya pasti menang.. dia mendahului kodrat situasi. Waktu.. keadaan.. sama saja dgn Tuhan.jadi buat apa diadakn pemilu klu sdh tau siapa pemenangnya. Ke 2. Sellu ada # yg bertulisakn 2019 ganti presiden ini kan menyerang pribadi jokowi.. kita tahu siapa presdien ssat itu.ya jokowi.jika mrka buat 2019 ganti presiden pks mungkin lain lagi pengartianya.. artinya sama sama menggggring opini publik untk membenci jokowi.bagaimana jik TKN buat # 2019 tolak pelanggar HAM.. pasti reaksi mrka bhwa ini menudhh prabowo.. klu TKN jawab begini.. kan pelanggar HAM bnyk bukan cmn prabowo saja.jadi intinya ini sebuah kecurangan dn pelanggaran sebuahh kampanye yg Brutal.. sadis..dn tralalallalla

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *