Fasilitasi Mahasiswa Yang Ingin Nyoblos, Badko HMI Gelar Mudik Gratis

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Utara (Badko HMI Sumut) memfasilitasi Mahasiswa untuk mudik ke kampung halamannya agar bisa menyalurkan hak suaranya pada Pemilu 17 April mendatang,

Ketua Umum badko HMI Sumut Alwi Hasbi Silalahi mengatakan, mudik gratis ini yang diselenggrakan untuk menekan angka Golongan Putih (Golput) di kalangan milenial.

Menurutnya, saat ini apatisme dalam pemilu cenderung tinggi khususnya milenial. Banyak faktor yang mempengaruhi. Salah satunya adalah, karena pemilih tidak bisa pulang ke kampung halaman karena kesibukan.

“Targetnya para milenial yang didominasi mahasiswa dari Kota Medan. Kita berharap, mereka ini juga bisa mengajak orang-orang di kampung halamannya untuk memilih. Kalau pilihannya itu terserah. Tapi mereka harus ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi,” ujar Hasbi.

Hasbi menjelaskan, Para mahasiswa yang akan mudik ini akan dibagi dalam beberapa gelombang

” Gelombang pertama ada 120 mahasiswa dari berbagai kampus di Kota Medan. Sedangkan gelombang kedua lebih dari 300 mahasiswa yang akan diberangkatkan,” Jelasnya

Hasbi juga memaparkan, Bus yang telah disiapkan ini akan menempuh rute Pantai Timur dengan tujuan akhir Kecamatan Gunungtua, Kabupaten Padanglawas Utara, Sumut.

“Jadi kami memang taunya udah lama. Dan sangat membantu juga. Jadi kami bisa mencoblos di kampung halaman sekaligus mengajak sanak keluarga,” kata Nurman boru Ritonga, mahasiswa asal Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu.

Hasbi juga berharap, Pada Pemilu kali ini angka partisipasi melampaui 75 persen.

” Intinya, demokrasi itu harus berjalan dengan baik. Kita juga berharap Pemilu 2019 berlangsung aman, damai dan menghasilkan para pemimpin yang memperjuangkan kepentingan rakyat. Milenial jangan Golput yah,” pungkas Hasbi.

Diketahui, Dari data yang dihimpun, Partisipasi pemilih pada Pilkada serentak di Sumatera Utara 2018 melonjak tinggi dibandingkan pada dua pilgub sebelumnya. Partisipasi pemilih pada Pilkada 2018, melampaui angka 64 persen dari Daftar Pemilih Tetap (DPT). Pada Pilgub sebelumnya partisipasi pemilih hanya 48 persen.

Berdasarkan hasil pleno rekapitulasi penghitungan suara yang dilakukan KPU Sumut, terdapat 5.806.867 total suara pada Pilgub 2018. Jumlah itu sekitar 64,2 persen dari 9.050.483 jiwa yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Pada Pilkada 2013, tercatat 5.001.430 orang yang menggunakan hak suaranya. Angka ini hanya 48,5 persen dari total 10.310.872 pemilih pada DPT Sumut.

Bahkan partisipasi pemilih pada Pilgub 2018 lebih tinggi dibandingkan Pilgub 2008. Saat itu, hanya terdapat 5.011.377 pemilih yang menggunakan hak politiknya atau hanya 59,1 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 8.475.026 pemilih. (red)

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *