Jumlah Pemilih Berkurang, KPU Medan Optimis Perhitungan Suara Pemilu Cepat Selesai

MEDANHEADLINES.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Medan optimis proses pemungutan dan perhitungan suara di kota Medan pada pemilu 17 April mendatang bisa lebih cepat selesai.

Hal itu dikarenakan jumlah pemilih di 2019 berkurang hingga dua kali lipat jika dibandingkan 2009 dan 2014.

“Tapi kalau dibilang sampai malam, iya pasti. Sedangkan penghitungan Pilkada yang kotak suaranya cuma satu saja bisa sampai sore, apalagi ini menghitung lima jenis kotak suara,” kata Komisioner KPU Medan Divisi Teknis Penyelenggara Rinaldi Khair , di acara Bimbingan Pemantapan (Bimtek) pemungutan, perhitungan, dan rekapitulasi hasil perolehan suara pemilu serentak tahun 2019 di Hotel Emerald Garden, di Jalan Putri Hijau Medan,  Sumatera Utara, Jumat (15/3).

Dia menerangkan, Bimtek di hari kedua ini merupakan simulasi secara langsung terkait teknis perhitungan suara. Pihaknya melibatkan 105 PPK yang ada di Kota Medan dalam simulasi tersebut. Dari simulasi ini KPU Medan ingin melihat kondisi nyata pada saat pemungutan dan perhitungan suara berlangsung.

“Tujuannya kita bisa mengetahui secara pasti apa titik kelemahan, titik masalah dan apa solusi yang kita tawarkan ketika hal itu terjadi waktu hari H nanti,” ujarnya

Dari kondisi yang ada saat ini, lanjutnya, sebenarnya semua permasalah itu ada solusi dan jawabannya, selama penyelenggara menguasai Undang-undang KPU Nomor 03 Tahun 2018 tentang pemungutan dan perhitungan suara.

“Kalau semua itu sudah dipahami dan sudah disimulasikan, saya yakin mereka- mereka yang mem-bimtek nanti ke bawah akan membantu penyelenggara ditingkat PPS dalam memahami situasi di lapangan,” ungkap mantan wartawan ini.

Ketika disinggung kendala di lapangan waktu penghitungan suara berlangsung, baik itu kendala pemadaman listrik atau hujan, dia mengaku akan berkordinasi dengan pihak PLN dan hal itu sudah dilakukan oleh KPU Provinsi Sumatera Utara. Sementara untuk KPU Medan sendiri akan menyusul guna memastikan tidak adanya pemadaman listrik saat penghitungan suara berlangsung.

“Khusus untuk daerah yang rawan akses listriknya, kita minta penyelenggara untuk menyediakan genset. Kalau masalah cuaca saya rasa Kota Medan masih dalam posisi aman, apalagi ini kan bukan musim hujan, yang jelas pastilah ada persiapan yang dilakukan,” Pungkasnya. (afd)

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *