Pengembangan Kasus Bom Di Sibolga, Densus 88 Kembali Amankan 2 Terduga Teroris Di Tapteng Dan Tanjung Balai

MEDANHEADLINES.COM – Densus 88 Anti Teror Mabes Polri kembali mengamankan 2 terduga teroris yang berkaitan dengan teror bom di Sibolga, Selasa (12/3/2019) lalu.

Adapun kedua terduga tersebut adalah seorang perempuan berinisial R yang diciduk di Tanjung balai dan M di wilayah Tapanuli Tengah

Kabar penangkapan ini pun dibenarkan oleh Kapolda Sumatera Utara Irjen Agus Andrianto kepada awak media yang menkonfirmasi persitiwa tersebut

“Ya benar, sudah kita amankan. Ada dua orang,” ujar Agus, Kamis (14/3).

Informasi yang dihimpun, R dibekuk di kawasan Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai. R merupakan warga Jalan Ampera, Dusun II, Desa Bagan Pekan, Kecamatan Tanjungbalai Asahan, Kabupaten Asahan.

Sementara untuk Keterlibatan dengan teror di Sibolga, R mengetahui soal pembelian bahan untuk pembuatan bom. R juga merupakan istri dari Hendri Syahli Manurung, 27 warga Tanjungbalai yang diduga salah satu anggota jaringan JAD kelompok Syaiful yang ditembak mati oleh Densus 88 Mabes Polri pada Oktober 2018 lalu.

Saat ini ada lima terduga jaringan JAD yang ditangkap di Sumatera sampai saat ini. Tiga orang ditangkap di Sibolga antara lain, AH, AK alias Ameng alias Abu Halimah dan ZP alias Ogek Zul. Ditambah R dari Tanjungbalai dan M di Tapanuli Tengah.

Diketahui, Saat melakukan penindakan di Sibolga, Marnita Sari boru Hutahuruk alias Solimah, istri AH meledakkan diri bersama seorang anaknya setelah tak kunjung menyerahkan diri.

Setelah itu, Petugas juga menemukan ratusan kilogram bahan baku peledak dari dua titik di Kota Sibolga. Bersama sejumlah ‘bom lontong’ yang bisa meledak kapan saja.(red)

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *