Diduga Jarang Masuk Kerja dan Awasi Pembangunan, Warga Protes Kinerja Tenaga Ahli PMD

Kantor Tenaga Ahli PMD Tapteng Almaidar Pohan

MEDANHEADLINES.COM – Sejumlah warga desa di Tapanuli Tengah (Tapteng) memprotes kinerja dari tenaga ahli pemeberdayaan masyarakat desa (PMD) yaitu Almaidar Pohan karena dianggap jarang masuk kerja serta jarang terlihat melakukan pengawasan pembangunan desa

Salah satu warga, berinisial AT mengatakan, kurangnya pengawasan yang dilakukan oleh tenaga ahli pemberdayaan ini dikhawatirkan akan berdampak pada hasil pembangunan yang kurang maksimal dalam proses pengerjaannya.

“Sudah berapa kali kami turun lapangan, dan kami lihat dia (Almaidar, red) jarang melakukan pengawasan. Kantor pun jarang dibuka pada saat jam kerja,” jelasnya, Jumat (07/11/2018).

Dia menambahkan, untuk menjadi tenaga ahli seharusnya mampu membantu pemerintah, baik provinsi, kabupaten/kota dalam melakukan fasilitasi perumusan kebijakan dan peraturan terkait pemberdayaan dan pendampingan masyarakat desa tentunya.

“Tenaga ahli itu mencakup tugas utama dalam bidang pemberdayaan desa yakni, mencakup bantuan teknis keahlian bidang manajemen, kajian, keuangan, pelatihan dan peningkatan kapasitas, kaderisasi, infrastruktur perdesaan, dan regulasi,” ujar AT.

Sementara itu, Almaidar Pohan Saat dikonfirmasi mengatakan kalau dirinya belum bisa turun ke lokasi itu karena banyaknya desa yang melakukan pembangunan.

“Ada sebanyak 159 desa di Tapteng, dan dari banyaknya desa itu ada beberapa desa yang sudah diawasi sesuai dengan SOP yang berlaku,” katanya.

Ia juga berjanji akan menjelaskan SOP yang ada pekan depan agar informasi yang tersampaikan ke masyarakat tidak berkembang ke arah yang negatif

“Jangan bapak konfirmasi saya melalui telepon. Senin saya sudah aktif kerja. Biar tau bapak SOP kami bagaimana,” Pungkasnya. (hen)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *