Terkait Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas, Polda Sumut Tahan 3 Anggota DPRD Tapteng

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Terkait Dugaan Kasus Korupsi Biaya Perjalanan Dinas, Polda Sumatera Utara (Sumut) dikabarkan telah melakukan penahanan terhadap 3 anggota DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Senin (3/12/2018).

Kabar ini pun dibenarkan oleh Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, yang dikonfirmasi, Ia mengatakan dari 5 anggota DPRD Tapteng yang telah ditetapkan sebagai tersangka, Polda Sumut baru melakukan penahanan terhadap 3 orang saja.

” Ya benar. Sudah Ada 3 anggota DPRD yang sudah ditahan oleh Subdit Tipikor Polda Sumut,” ungkapnya.
Terkait Identitas ke 3 Anggota DPRD Tersebut, MP Nainggolan mengaku belum mendapatkan datanya secara rinci
“Nanti ya, saya akan tanyakan dulu kepada penyidiknya,” tandasnya.

Dari informasi yang diperoleh, Penahan ini dilakukan setelah sebelumnya Polda melakukan pemanggilan pemeriksaan terhadap 5 tersangka yaitu AR, SG, HN, JS dan JLS pada Kamis (29/11/2018) lalu.

Namun, kelimanya tidak hadir (mangkir) dengan alasan banyaknya sidang paripurna yang harus diikuti sehingga mereka meminta kepada Polda Sumut untuk menjadwal ulang pemanggilan tersebut

Sebelumnya diketahui, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, penyidik Subdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut telah menetapkan lima anggota DPRD Tapteng sebagai tersangka karena diduga mark up atau fiktif perjalanan dinas hingga merugikan negara sebesar Rp 655.924.350.

Ia menjelaskan, modus yang dilakukan kelima tersangka, ialah dengan menggunakan bukti pembayaran bill hotel yang diduga fiktif atau di-mark up sebagai pertanggungjawaban atas perjalanan dinas keluar daerah dalam hal agenda konsultasi, kunjungan kerja dan bimbingan teknis.

“Penetapan status tersangka, setelah penyidik memeriksa 49 saksi yang terdiri dari PNS sekretariat dan pihak management dari sejumlah hotel yang ada di Medan, Samosir, Tarutung, Jakarta, Bandung dan Manado,” Pungkas Tatan. (red)

Please follow and like us:
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *