Melawan Saat Ditangkap, Dua Bandar Sabu di Perbaungan Ditembak Polisi

Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, S.H., S.Sos., S.I.K didampingi Kabag Ops Kompol Lilik Astono dan Kasat Res Narkoba AKP Martualesi Sitepu Saat Memaparkan Kasus penangkapan Bandar Narkoba di Polres Serdang bedagai

MEDANHEADLINES.COM, Perbaungan – Dua bandar Sabu di Perbaungan terpaksa ditembak Personel Sat Narkoba Polres Serdang Bedagai karena mencoba kabur dan melawan saat ditangkap, Kamis (8/11/2018)

Kapolres Sergai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu, S.H., S.Sos., S.I.K melalui Kasat Narkoba Polres Serdang Bedagai AKP Martualesi Sitepu menerangkan,  kedua bandar sabu yang diringkus yakni,  Rahman (50) warga Desa Bukit Cemara, Dusun I, Kecamatan Perbaungan dan Aidil alias Gopal (42) warga Lingkungan VI, Desa Tualang, Perbaungan.

” Pelaku pertama yang ditangkap adalah Rahman. Dia ditangkap di Dusun IV B Desa Pematang Sijonam, Perbaungan, sekira pukul 00.05 Wib,” ungkapnya.

Sementara  Pelaku Aidil alias Gopal ditangkap berdasarkan pengembangan dari pelaku Rahman. ” Gopal ditangkap di seputaran rumahnya, sekira pukul 02.00 Wib,” kata Martualesi melalui keterangan tertulisnya, Jumat (9/11/2018) siang.

Dijelaskannya, penangkapan terhadap  pelaku berawal dari laporan masyarakat. Dalam laporan itu, pelaku Rahman kerap menjual sabu di Kecamatan Perbaungan. Berdasarkan laporan itu, personel Sat Narkoba melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Hasilnya, Kamis dini hari Rahman diketahui berada di salah satu warung di Dusun IV B, Desa Pematang Sijonam, Perbaungan.

“Di lokasi, personel langsung melakukan penggledahan dan mendapati 1 bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat sekitar 1 gram,” sebut Martualesi.

Personel mengintrogasi Rahman di mana dia menyimpan barang bukti sabu lainnya. Tak berkutik, dia mengarahkan personel ke rumah saudaranya Yuni dan Rendi di Dusun IV B, Desa Pematang Sijonam, Perbaungan. Di rumah itu personel kembali mendapati sejumlah barang bukti sabu.

Ketika ditanyai, Rahman mengaku bahwa barang haram itu diperolehnya dari Aidil alias Gopal tiga hari sebelum ditangkap. Dapat mengakuan itu, personel langsung memburu Aidil alias Gopal ke rumahnya.

Namun, ketika personel sibuk melakukan pengepungan di rumah Aidil alias Gopal, pelaku Rahman yang juga ikut bersama rombongan berusaha kabur. Melihat itu, personel melepaskan tembakan tiga kali ke udara. Akan tetali tak diindahkan Rahman sehingga personel akhirnya  menembak kedua kakinya.

“Mendengar suara letusan senjata, pelaku Aidil alias Gopal langsung melompat dan menerjang personel. Karena membahayakan, pelaku diberikan tindakan tegas dan terukur di betis kanannya. Selanjutnya keduanya diboyong ke RSUD Sultan Sulaiman di Jalan Negara KM 5,8 guna mendapatkan perawatan medis,” terang Martualesi.

“Total barang bukti sabu yang kita sita dari keduanya sebanyak 944,51 gram dan satu unit timbangan elektrik. Saat ini kita masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku yang lainnya,” tegas mantan Kapolsek Kutalimbaru ini. (afd).

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *