Toko Tani Indonesia, Upaya DKP Kota Medan Stabilkan Harga

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Medan Ir Qamarul Fatah MSi  dalam acara Pembinaan Toko Tani Indonesia (TTI)

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Berbagai permasalahan yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat terhadap pangan seperti kenaikan harga pangan, penurunan pasokan serta akses masyarakat terhadap pangan masih terus terjadi di Kota Medan.

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kota Medan pun melakukan langkah langkah startegis untuk mengantasinya salah satunya dengan membentuk Toko Tani Indonesia

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Medan Ir Qamarul Fatah MSi yang mewakili Wali Kota Medan dalam acara Pembinaan Toko Tani Indonesia (TTI) Mengatakan, terbentuknya Toko Tani Indonesia diharapkan dapat memberi beberapa manfaat bagi masyarakat seperti lebih mudah mengakses beras, harga beras menjadi lebih murah dibandingkan beras lain, beras tidak mengandung pengawet dan pemutih serta beras yang tidak dioplos.

‘’Untuk itu saya berharap kepada stakeholder terkait, terutama Perum Bulog, Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Perikanan agar dapat bekerja sama dengan baik agar ketersediaan pangan dan pasokan pangan di Kota Medan dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat kota Medan,” kata Qamarul.

Selanjutnya Qamarul mengungkapkan, stok beras untuk Kota Medan aman hingga 3 bulan ke depan. Dikatakannya, saat ini ada 1.200 ton beras tersedia di Perum Bulog untuk memenuhi kebutuhan warga. “Jadi dengan stok yang ada, insya Allah kebutuhan beras masyarakat aman hingga 3 bulan ke depan,” tegasnya.

Sebelumnya Kadis Ketahanan Pangan Kota Medan Muslim SSos dalam acara itu, menyampaikan hasil pertemuan yang telah dilakukan bersama Wagubsu Musa Rajeck Shah terkait harga-harga pangan di pasaran. Dari hasil pertemuan itu, Muslim mengatakan, pihaknya sepakat untuk bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumut beserta seluruh kabupaten/kota untuk bersama-sama menjaga stabilitas harga pangan.

Terkait dengan keberadaan Toko Tani Indonesia, Muslim juga berharap dapat menjadi wadah bagi para petani. Dengan demikian setiap petani yang ingin memasukkan hasil pertaniannya dijual di Toko Tani Indonesia tanpa harus melewati proses panjang sampai ke pasaran. Jika itu terjadi, Muslim khawatir akan merugikan para petani.

Oleh karena itulah papar Muslim, Dinas Ketahanan Pangan (DKP) akan berupaya untuk mengadakan Toko Tani Indonesia di setiap kelurahan di Kota Medan. “Hal ini menjadi salah satu program yang diharapkan bisa memberi dampak yang positif dan luar biasa agar ekonomi masyarkat dapat bergerak,” jelas Muslim. (red)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *