Investasi Untuk Pengembangan Danau Toba Capai Angka Rp 6,1 Triliun

Penandatanganan Investasi Untuk Danau Toba

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) dan tujuh investor menandatangani perjanjian kerja sama investasi untuk pengembangan kawasan pariwisata Danau Toba dengan komitmen mencapai USD 400 juta atau sekitar Rp 6,1 triliun.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Utama BPODT Arie Prasetyo di Sofitel Nusa Dua Bali sebagai rangkaian acara IMF – World Bank Group Annual Meeting, di Forum Pembangunan Berkelanjutan Tri Hita Karana ke-2.

Arie menyampaikan, pihaknya menyambut baik investor yang mau berkomitmen tinggi dan memastikan proses pengembangan akan berjalan sesuai pendekatan eco-tourism.

“Menjaga keharmonisan alam, manusia dan aspek spiritual,” katanya, Kamis (11/10/2018).

Sejak kerja sama ditandatangani, para investor akan mulai membangun dan mengembangkan fasilitas penunjang pariwisata seperti hotel dan resort berstandar international, meeting incentive convention and exhibition (MICE), pertanian organik, wisata desa, pendidikan tentang pariwisata dan pemberdayaan sosial ekonomi.

“Tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat di wilayah Danau Toba dan sekitarnya,” ujar Arie.

Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan, dirinya sangat mengapresiasi momentum ini. Menurutnya langkah ini sudah tepat dilaksanakan oleh badan otorita yang dibentuk pada 2016 itu.

Dijelaskannya, pertumbuhan pariwisata tanah air tiga kali lebih tinggi dari pertumbuhan regional Asean bahkan dunia hingga Desember 2017 lalu.

“Naik 22 persen, jauh diatas pertumbuhan pariwisata Asean yang hanya tujuh persen atau dunia yang cuma enam persen,” kata Arief.

Seperti diberitakan, pada Juli 2018, Presiden Joko Widodo telah mencanangkan Danau Toba sebagai satu dari empat destinasi pariwisata yang pengembangan dan pembangunannya diprioritaskan.

Pemerintah juga menargetkan salah satu danau terbesar di Asia Tenggara ini menjadi eco-tourism andalan Indonesia. Harapannya bisa meningaktkan kunjungan wisatawan domestik dan manca negara.

Dalam pertemuan tersebut, hadir perwakilan tujuh investor diantaranya,
Bachtiar Karim dari PT GaiaToba mas, Berlinton Siahaan-PT Agung Concern, David Makes-PT Crystal Land Development, Surya Damadi dari PT Asset Pacific, dan Wiraseno mewakili PT Arcs House-Jambaluwuk.(tin)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *