Gagal Jambret, Dua Pemuda Nyaris Tewas Dihajar Massa

Salah Satu Pelaku Terbaring lemah usai babak belur dihajar Massa

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Dua pelaku jambret handphone babak belur hingga nyaris tewas dihajar massa di Jalan Bilal, Gang Duku, Kecamatan Medan Timur, Selasa (09/10) sekira pukul 21.10 Wib.

Beruntung nyawa keduanya berhasil diselamatkan Tim Pegasus Polsek Medan Timur, yang berpatroli di seputaran tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu, mengatakan, kedua pelaku yang diamankan dari amukan massa itu yakni, Andre Arianto (19) warga Jalan Gaharu Blok H No. 1, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur dan Bambang Saputra (32) warga Jalan Harapan Pasti Timur, Kecamatan Medan Kota. Kedua pelaku dihakimi massa karena menjambret handphone milik Sella Ramadhan (16) warga Jalan Bilal, Gang Keluarga, Kecamatan Medan Timur.

” Malam itu, korban sedang berada di Jalan Bilal, Gang Duku, Medan Timur, sembari memainkan handphone merek Gionee warna hitam miliknya diatas sepeda motor. Tiba-tiba pelaku yang berboncengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio BK 2980 ACB warna biru datang ke warung di dekat korban,”kata Wilson kepada wartawan, Rabu (10/10).

Untuk mengelabui korban, sambung Wilson, pelaku yang berada di boncengan turun dan pura-pura masuk ke dalam warung. Tak berapa lama pelaku keluar dari warung. Melihat korban lengah, pelaku berjalan ke arah korban dan langsung merampas handphone dari genggaman korban. Kemudian pelaku berlari ke arah temannya dan berusaha kabur dari lokasi.

Korban yang sadar handphonenya telah berpindah tangan berteriak rampok. Warga yang mendengar teriakan korban berdatangan dan mengejar kedua pelaku. Tak jauh dari lokasi pelaku berhasil ditangkap dan langsung dihajar massa di lokasi hingga mengalami luka cukup serius.

“Tim Pegasus kita yang sedang menuju lokasi APP malam di seputaran lokasi melihat ada kerumunan warga. Melihat itu Tim langsung mendatangi dan mengamankan kedua pelaku dari amukan warga. Selanjutnya kedua pelaku, barang bukti sepeda motor yang digunakan pelaku dan satu unit handphone milik korban diboyong ke markas komando guna diperiksa lebih lanjut. Untuk pelaku atas nama Andre Arianto terpaksa dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Medan, untuk diberikan pertolongan medis karena luka yang dideritanya cukup serius,”terang Wilson. (afd)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *