Guru Besar UI Anggap Dukungan Kepala Daerah Dalam Pilpres Sebuah Kesalahan

Guru Besar Ilmu Politik Universitas Indonesia Maswadi Rauf

MEDANHEADLINES.COM – Munculnya Dukungan dari kepala Daerah diberbagai wilayah di Indonesia kepada salah satu calon presiden pada pemilihan 2019 semakin Marak.

Bahkan di Sumatera Barat (Sumbar), Sekitar 10 Kepala Daerah telah mendeklarasikan dukungan terhadap Capres Joko Widodo. Tak hanya itu beberapa Gubernur juga telah menyatakan dukungannya kepada Presiden Jokowi seperti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Jawa Tengah Ganjar Pranowo serta Gubernur Papua Lukas Enembe

Menanggapi Fenomena ini Guru Besar Ilmu Politik Universitas Indonesia Maswadi Rauf pun angkat bicara, ia mengatakan deklarasi yang dilakukan para kepala daerah itu berkaitan erat dengan partai politik.

“Kan tidak bisa diartikan, seluruh rakyat di daerah itu mendukung calon yang didukung kepala daerah. Gak bisa dong,” kata Maswadi Rauf usai acara Asosiasi Program Studi Ilmu Politik (APSIPOL) di Kampus FISIP USU, Rabu (3/10).

Dijelaskannya, Dukungan yang dideklarasikan oleh kepala daerah itu seolah olah ingin mengarahkan rakyat pada salah satu calon.

“Itu kan salah dia. Itu menunjukkan bahwa, Kepala daerah tidak mau rakyatnya memilih sendiri. lalu kemudian dipengaruhi kepala daerah dengan menentukan arah dukungan supaya sesuai dengan pilihan kepala daerah,” ujarnya.

Ditegaskannya, dukungan dari kepala daerah itu dianggap sudah melanggar demokrasi. Karena kepala daerah seakan mengklaim bahwa rakyatnya akan memilih yang sama.

” Pernyataan dukunga itu bisa dikatakan sebagai kampanye. Artinya melanggar ketentuan dari kepala daerah yang tidak boleh berkampanye, Karena Kalo Mau Berpolitik seharusnya Cuti terlebih Dahulu,” Pungkasnya. (red)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *