Terkait Perubahan Izin Lingkungan, Walhi Gugat SK Gubernur

Walhi Sumut Gugat SK Gubsu ke Pengadilan Negeri Medan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – SK Gubernur nomor 660/50/DPMPPTSP/5/IV.1/I/2017 tentang perubahan ijin lingkungan rencana kegiatan pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Batangtoru dari kapasitas 500 MW menjadi 510 MW dan perubahan lokasi Quarry di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara oleh PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) mendapat gugatan Hukum Dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut

Direktur eksekutif Walhi Sumut, Dana Prima Tarigan mengungkapkan, Pendaftaran gugatan ini mereka lakukan ke PTUN Medan karena menurut mereka SK gubernur tersebutlah yang dijadikan dasar bagi PT NSHE untuk melaksanakan megaproyek pembangkit listrik tenaga air di Batang Toru.

“Karena atas dasar SK ini mereka melaksanakan proyek tersebut maka SK ini yang kita gugat agar dibatalkan oleh PTUN Medan,” katanya usai mendaftarkan gugatan ke PTUN Medan, Jalan Bunga Raya, Medan Sunggal, Rabu (8/8/2018).

Baca Juga : Penemuan Orok Bayi Laki-Laki Hebohkan Warga

Dana menjelaskan, gugatan ini mereka lakukan mengingat proyek tersebut memiliki dampak ancaman lingkungan yang sangat serius. Salah satu yang paling mereka soroti yakni ancaman kelangsungan hidup Orangutan Tapanuli (Pongo Tapanuliensis) yang saat ini berstatus paling terancam punah di dunia. Selain itu, letak proyek yang berada pada garis sesar gempa juga memicu kekhawatiran akan dampak dari bendungan yang akan dibuat.

“Kita baru melihat dampak mengerikan atas jebolnya bendungan PLTA di Laos. Itu mengingatkan kita betapa bendungan yang dibangun di Batangtoru yang notabene berada pada garis sesar gempa sangat rentan mengalami hal yang sama. Dan itu mengancam kehdupan masyarakat disana,” ujarnya.

Menurutnya, Masih banyak dampak negatif dari mega proyek pembangkit listrik tersebut sehingga mereka berharap SK yang menjadi dasar pelaksanaan proyek tersebut segera dibatalkan (red)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *