PMSS Kasmir, Kapal Perang Baru Pakistan Tiba Di Belawan

Kapal Perang  Baru Pakistan PMSS Kashmir yang bersandar di Belawan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Pakistan Navy Ship atau Kapal Perang Pakistan bernama Pakistan Maritime Security Ship (PMSS) Kashmir yang baru saja selesai dirampungkan di China kini bersandar di Belawan Sebelum nantinya akan diberangkatkan kembali ke Pakistan

Hal ini disampaikan Komandan Kapal PMSS Kashmir tersebut, Azhar Mahmood, saat acara Makan Malam dan Silaturrahmi diatas Kapal PMSS Kashmir di Dermaga Pelabuhan Belawan, Medan, pada Senin (6/8/ 2018) Malam

“PMSS Kashmir ini baru selesai dibuat di China dan berangkat 26 Juli yang lalu menuju Indonesia, Saat ini sudah Berada di Belawan”, ujar Azhar Mahmood.

Dijelaskannya, tujuan PMSS Kashmir langsung menuju Indonesia tidak terlepas dari sejarah hubungan diantara kedua negara. Hal tersebut terlihat dengan bantuan massa sebanyak 600 orang yang dikirimkan Pakistan untuk melawan penjajahan dimasa Sudirman. Begitu pula Indonesia dibawah pimpinan Presiden Soekarno yang turut membantu Pakistan saat perang melawan India ditahun 1965.

Sejarah tersebut menjadi salah satu alasan kuat bagaimana Pakistan ingin terus menjaga hubungan baik dengan Indonesia, khususnya dalam hal kemaritiman. Bahkan tidak tertutup kemungkinan, kerjasama antar kedua negara akan semakin intensif dimasa-masa mendatang.

Selain itu, Azhar juga mengucapkan rasa terimakasihnya kepada berbagai pihak khususnya Lamtamal 1 Belawan yang telah membantu dan saling berkoordinasi. Sehingga, kunjungan PMSS Kashmir bisa disambut dengan baik.

“ Terimakasih sebesar-besarnya kepada Lamtamal 1 Belawan atas bantuan dan koordinasi nya dalam kunjungan kami ke Indonesia, kami disambut sangat baik disini,” Ungkap Azhar.

Sementara itu, Wakil Komandan Lamtamal 1 Belawan, Kolonel Marinir Aris Mudian, turut menyambut baik kedatangan PMSS Kashmir. Menurutnya dari kedatangan kapal dari Pakistan ini, membuat kita bisa banyak belajar untuk memperkuat angkatan laut Indonesia.

“Jadi mereka spesial karena merasa ada kerjasama yang baik dn mereka merasa bagian dari persaudaraan kita di Asia ini. Mereka merasa ada ancaman sebagai negara yang dikelilingi kekuatan besar seperti India dan China, sehingga mereka selalu ingin membangun kekuatannya. Kita harus belajar dari itu”, Ungkap Aris Mudian.(ask)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *