Pesangon Tak Dibayarkan, Karyawan dan Buruh Mengadu Ke Kantor Bupati Dan DPRD Tapteng

Foto : Demo para buru dan karyawan di kantor DPRD Tapanuli Tengah

MEDANHEADLINES.COM, Tapanuli Tengah – Puluhan karyawan dan buruh PT Anugerah Sibolga Lestari (ASL) datangi pihak perusahaan yang bergerak dibidang pengelolaan karet dalam menuntut pesangon karyawan yang di PHK oleh PT. Anugrah Sibolga Lestari, Senin (6/8/2018) di Sarudik,  Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Agus Halawa, salah satu buruh dalam orasinya menyampaikan bahwa agar pihak PT ASL mau memperhatikan nasib mereka dan meminta agar Bupati Tapteng memanggil pihak PT ASL untuk bertanggungjawab dalam memberikan pesangon buruh yang sudah di PHK.

“Kami minta tolong kepada pak Bupati agar memediasi kami dengan PT ASL. Kami hanya ingin hak kami diberikan oleh PT ASL,” kata Agus diamini Juliana Zalukhu yang juga buruh.

Menurut informasi yang diterima, mediasi sudah beberapa kali dilakukan, namun hingga kini kedua belah pihak antara buruh dan perusahaan tidak pernah menemukan titik terang. Dan hingga saat ini ada sekitar 190 orang buruh yang di PHK oleh PT ASL dengan dalih dirumahkan.

Pantauan, aksi yang berlangsung di depan kantor Bupati Tapteng disambut oleh asisten satu Pemkab Tapteng,  Antonius Simanjuntak yang didampingi Kadis Ketenagakerjaan, MP Sitompul untuk menerima aspirasi para buruh yang menuntut hak mereka selaku buruh di PT ASL Sarudik.

“Kita akan berusaha dalam minggu ini melaksanakan mediasi dengan pihak perusahaan. Semoga segera dapat titik temunya sesuai permintaan para buruh,” jelas Antonius sembari meminta maaf karena Bupati sedang berada di luar kota.

Sementara itu, salah satu anggota DPRD Tapteng, Antonius Hutabarat yang menyambut aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Tapteng mengatakan bahwa pihaknya akan berupaya dalam membantu memperjuangkan hak dari buruh PT ASL.

“Kita akan berkordinasi dengan pemerintah dalam mengawal proses negosiasi antara pihak buruh dan PT ASL,” tegasnya. (hen)

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *