Dadang Darmawan : Kabar Hoax Tidak Pernah Mencerdaskan Bangsa

Dadang Darmawan (Kanan) Saat Menggelar Diskusi Di Yayasan Kolektif Medan

MEDANHEADLINES.COM, Medan – Saat ini semua orang dengan mudah dapat mendapatkan pemberitaan yang diinginkannya. Hal tersebut tidak terlepas dari massifnya pemberitaan yang berseliweran khususnya di media maya. Dampaknya tidak hanya positif, namun diwaktu bersamaan semakin besarnya potensi penyebaran berita bohong atau hoax.

Penyebaran berita hoax juga sudah sangat mencemaskan. Karena efeknya sangat buruk, terutama dalam proses berbangsa.
“Kabar hoax ini sangat berbahaya bagi kita karena sangat berdampak buruk. Terutama dalam proses mencerdaskan bangsa”, ujar Dadang Darmawan Pasaribu, Caleg DPD RI yang belakangan viral dengan tagar Caleg DPD Termiskin.

Pendapat Dadang disampaikan saat berbincang santai dengan Komunitas Sosial Media Medan Anti Hoax di Kantor Yayasan Kolektif pada Selasa, 7 Agustus 2018.

Menurut Dadang,kabar hoax dapat membuat masyarakat tidak akan bisa membedakan sesuatu yang benar dan salah. Semuanya hanya dikonsumsi berdasarkan kesepahaman pembaca dengan beritanya.

Akibatnya, masyarakat langsung ataupun tidak akan terpecah sesuai dengan kepentingannya masing-masing pihak. Terlebih jika masyarakat tidak memverifikasi terlebih dahulu kabar yang diterima dan langsung menyebarkan kepada pihak lain.
“Akan timbul perdebatan yang tidak ada habisnya ditengah-tengah masyarakat. Kita khawatir bangsa ini akan semakin terpecah”, lanjut akademisi dari Fisip USU tersebut.

Ihwal itu, Dadang menegaskan jika dirinya tidak akan mengandalkan kabar hoax. Termasuk dalam kontestasi dirinya dalam DPD RI mendatang.
“Kalau kita ikut menggunakan kabar hoax untuk memperdayai masyarakat, berarti kita ikut kedalam golongan yang tidak mencerdaskan bangsa”, papar Dadang.

Baca Juga : Ini dia Calon Senator Asal Sumut Yang Paling Minim Harta Kekayaannya

Dirinya percaya bahwa menyebarkan hoax justru akan membuat masyarakat akan antipati. Karena masyarakat hari ini sudah jauh lebih cerdas dan lebih dewasa dalam menyikapi suatu pemberitaan yang muncul.

Apalagi saat ini, penegak hukum juga telah mempunyai landasan hukum untuk menindak para penyebar hoax. Sehingga jika itu dilakukannya hanya untuk menaikkan elaktibitasnya, bisa saja justru menjadi bomerang bagi dirinya.

Oleh sebab itu, Dadang menegaskan akan selalu mengedepankan fakta-fakta dalm setiap tindakan yang dilakukan.
“Kita berkomitmen untuk melawan dan ikut memerangi hoax. Makanya seperti dilaporan harta di KPK, kita melaporkan apa adanya dan tidak menutup-nutupi. Biarkan masyarakat sendiri yang pada akhirnya menilai sendiri”, tandas Dadang.

Seperti diketahui, Dadang yang pernah menjabat sebagai Ketua Badko HMI Sumatera Utara tersebut, saat ini ikut maju sebagai caloj anggota DPD RI. Meski belum ditetapkan secara resmi oleh KPU, namun nama Dadang telah ramai dibicarakan dimasyarakat.

Musababnya, Dadang menjadi calon senator dengan harta kekayaan paling sedikit se-Indonesia. Menurut laporan KPK melalui LHKPN yang diumumkan beberapa waktu lalu, kekayaan Dadang berada diangka minus 158 juta

Namun dirinya tetap yakin akan peluangnya menjadi anggota DPD. Karena dirinya mempunyai modal lain yang jauh lebih kuat, yaitu Tuhan dan Teman.

Please follow and like us:
0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *